2 Eks Menteri Promosi Wisata Indonesia Sambil Naik Sepeda Di Jepang

98 views

2 Eks Menteri Promosi Wisata Indonesia Sambil Naik Sepeda di Jepang

Wakayama – Promosi pariwisata Indonesia di Jepang dikerjakan dengan cara yg kreatif. Bukan pameran, melainkan aksi naik sepeda yg menarik perhatian.

Dua mantan menteri ini patut diacungi beberapa jempol sekaligus. Mantan Menperin Saleh Husin dan mantan Mendag Rahmat Gobel, Minggu 26 Maret 2017 dahulu mengenakan kostum olahraga sepeda sehat di Wakayama, Jepang. Yang lebih mengesankan, mereka membawa kaus dengan logo Wonderful Indonesia. Wow!

“Kami sedang mempromosikan pariwisata Wonderful Indonesia di Jepang. Kami juga sedang kampanye investasi dan perdagangan di Jepang, salah satunya melalui olahraga sepeda,” ungkap Saleh Husin, dalam rilis Kemenpar kepada detikTravel, Rabu (28/3/2017).

Agar Wonderful Indonesia terlihat menonjol, Saleh Husin dan Rahmat Gobel memboyong sekitar 20 orang buat meramaikan tur sepeda hari pagi Minggu itu di prefektur Wakayama, Jepang. Turut dalam rombongan tersebut antara yang lain aktor film Leroy Osmani, presenter televisi Farhan dan Direktur Eksekutif Japan External Trade Organization (Jetro) Daiki Kasugahara.

Tim sepeda Indonesia (dok Kemenpar)Tim sepeda Indonesia (dok Kemenpar)

“Kami meramaikan Wakayama Tour yg diikuti ribuan peserta dan menyelesaikan tantangan rute berjarak tempuh 60 kilometer,” kata Saleh Husin. Peserta lainnya berasal dari prefektur tersebut maupun daerah sekitarnya seperti Osaka, Nara, dan Tokushima.

Yang terpenting, acara di Negeri Sakura itu dimanfaatkan dengan optimal buat berbincang dengan para pelaku bisnis Jepang sekaligus mendorong mereka selalu meningkatkan investasi di Indonesia. Jika investasi jalan, secara otomatis mulai ada banyak aktivitas Jepang-Indonesia yg mendorong pariwisata.

Sebelumnya, Saleh Husin sudah dua kali mengunjungi Jepang dan menjalin komunikasi dengan para pemimpin perusahaan serta investor Jepang. Sedangkan Rachmat Gobel dikenal memiliki jejaring bisnis yg kuat, aktif mempererat kerja sama industri kedua negara dan sudah lama menjalin bisnis bersama pengusaha Jepang.

Baca :  Menggapai Surga Bahari Di Togean, Sulawesi Tengah

“Pendekatan dengan para pelaku usaha di Jepang melalui olahraga yaitu langkah sangat tepat karena acaranya lebih santai dan bersahabat. Bahkan kami mendapat beberapa manfaat sekaligus merupakan promosi wisata Indonesia dan bisa menarik investasi Jepang ke Indonesia,” ujar Saleh Husin.

Baju yg mempromosikan Raja Ampat dan Borobudur (dok Kemenpar)Baju yg mempromosikan Raja Ampat dan Borobudur (dok Kemenpar)

Senada, Rachmat Gobel menyampaikan para peserta dan pebisnis mengikuti acara dengan antusias dan penuh suasana kebersamaan.

“Semoga tahun depan semakin meriah karena 2018 yaitu perayaan 60 tahun persahabatan Indonesia-Jepang dan juga mulai digelar acara bersepeda seperti ini yg tentu saja melibatkan para pelaku industri dari Jepang,” paparnya.

Kostum yg dikenakan rombongan pun sengaja didesain buat menarik minat warga Jepang berkunjung ke Indonesia. Dengan tagline ‘Wonderful Indonesia’, foto beberapa obyek wisata disematkan pula pada jersey sepeda merupakan Candi Borobudur dan Kepulauan Raja Ampat.

Rachmat Gobel bertukar baju (dok Kemenpar)Rachmat Gobel bertukar baju (dok Kemenpar)

Turut hadir dalam acara itu ialah Gubernur Wakayama Yoshinobu Nisaka, anggota parlemen dari Partai LDP Hirofumi Kado, Duta Besar Denmark bagi Jepang Freddy Svana dan Konsul Jenderal RI di Osaka Wisnu E Pratignyo.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan terima kasih atas prakarsa dan inisiatif mempromosikan Wonderful Indonesia bersamaan dengan mengejar investasi dan perdagangan. “Inilah yg disebut Indonesia Incorporated! Saling support bagi membangun Indonesian menjadi lebih baik. Terima kasih Pak Saleh dan Pak Rahmat Gobel, Salam Wonderful Indonesia,” kata Menteri Arief.

Jepang, kata Arief Yahya, adalah lima besar negeri yang berasal wisman yg masuk ke Tanah Air. Jepang selalu naik, meski angka persentasenya masih harus didongkrak. Jepang masih di bawah China, Singapura, Australia, Malaysia.

“Jepang itu tergolong jarak medium, sekitar 7 jam ke Indonesia, jadi sebenarnya masih ideal bagi wisman. Jepang juga milik sejarah kuat dengan Indonesia, itu seluruh menjadi faktor penguat potensi wisman dari Jepang,” kata Arief. (fay/fay)

Sumber: http://travel.detik.com
Wisata

Tags: #Wisata

Leave a reply "2 Eks Menteri Promosi Wisata Indonesia Sambil Naik Sepeda Di Jepang"

Author: 
    author