Aktivis Desak Apple Hapus Permainan Perang Narkoba Filipina

52 views

Aktivis desak Apple hapus permainan perang narkoba Filipina

Manila (ANTARA News) – Sekelompok organisasi masyarakat sipil menuntut agar Apple Inc menghapus aplikasi permainan yg dikatakan melanggar pedoman perusahaan teknologi dan mempromosikan kekerasan serta pembunuhan dalam game tentang perang melawan narkoba Filipina.
Kelompok tersebut merujuk pada dua aplikasi yg menampilkan karakter berdasarkan Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan kepala polisi nasionalnya, Ronaldo “Bato” dela Rosa, yg melibatkan penjahat dalam pertempuran senjata dan tinju.
“Permainan-permainan ini membuat Anda cemas dan menormalkan tirani kepresidenan Duterte yg baru dan mengabaikan prinsip-prinsip hak asasi manusia,” Jaringan Orang Asia yg Menggunakan Obat-obatan (ANPUD) menyampaikan dalam sebuah surat terbuka kepada Chief Executive Officer Apple, Tim Cook.
Apple belum menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Kelompok tersebut mendaftarkan 131 organisasi dari berbagai negara sebagai pendukung pengaduan yg dilayangkan 10 Oktober kepada Apple itu, di antaranya kelompok yg bekerja buat reformasi kebijakan hak asasi manusia, remaja dan obat-obatan terlarang.
Mereka mendesak Apple bagi mengeluarkan permintaan maaf karena sudah memunculkan konten “sensitif” semacam itu.
Ribuan orang Filipina terbunuh dalam perang melawan obat-obatan terlarang yg digagas Duterte selama 15 bulan masa jabatannya, sebuah kampanye yg menyebabkan alarm internasional. 
Kelompok hak asasi manusia menyampaikan bahwa eksekusi yg disponsori negara sedang berlangsung, di mana pernyataan itu ditolak oleh pihak berwenang dengan keras.
Kelompok tersebut menyampaikan permainan seperti “Fighting Crime 2”, “Duterte knows Kung Fu”, “Duterte Running Man Challenge”, “Tsip Bato” dan “Duterte Vs Zombies” sepertinya tak berbahaya dan menyenangkan tetapi menyinggung dan tak menyenangkan.
“Duterte Running Man Challenge” tak tersedia bagi diunduh pada hari Jumat, dan tiga pengembang aplikasi tak bisa dihubungi buat memberikan komentar.
Ben Joseph Banta, Managing Partner Ranida Games, yg mengembangkan “Tsip Bato”, menyampaikan bahwa permainan tersebut berusaha buat mencegah penggunaan narkoba dengan memakai pesan yg menentang obat-obatan yg mampu dilihat oleh pemain.
“Tujuan permainan kita bukan buat mempromosikan kekerasan,” kata Banta dalam sebuah tanggapan yg dikirim melalui email.
Ia menambahkan bahwa itu adalah “konten digital tambahan melawan penggunaan obat-obatan terlarang.”
“Kami memahami kelompok hak asasi manusia dan kalian sangat terbuka buat melakukan perubahan dalam permainan guna menghilangkan stigma bahwa permainan tersebut mempromosikan kekerasan,” katanya dikutip Reuters.

Penerjemah: Sella Panduarsa Gareta

Baca :  Lenovo A7700 Dijual Mulai Hari Ini

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Tags: #Teknologi

Leave a reply "Aktivis Desak Apple Hapus Permainan Perang Narkoba Filipina"

Author: 
    author