Aneka Museum Seks Di Berbagai Negara

351 views

Aneka Museum Seks di Berbagai Negara

Barcelona – Museum Seks kerap dicap kontroversial. Satu sisi disebut sarana edukasi seks, yang lain sisi menimbulkan perdebatan. Sepenting itukah museum seks buat wisatawan?

Beberapa negara di dunia memiliki museum seks. Tak tanggung-tanggung, umurnya telah puluhan tahun dengan isi koleksi yg bikin geleng-geleng kepala. Semuanya bertema seks, tidak jauh dari alat kelamin dan hubungan seks. Termasuk seni-seni yg dinilai erotis.

Dalam catatan detikTravel, Kamis (8/92016) setidaknya terdapat 5 museum bertema seks di 5 negara besar di dunia. Museumnya telah menjadi destinasi wisata, yg mana cuma turis 18 tahun ke atas yg boleh masuk ke sana.

Berikut 5 museum bertema seks yg dianggap kontroversial:

1. Sex Museum, Belanda

Sex Museum di Amsterdam, Belanda (Uyung/detikTravel)

Inilah Sex Museum, destinasi paling terkenal di Amsterdam, Belanda. Lokasinya di Jalan Damrak 18, tidak jauh dari Central Station Amsterdam. Ukuran museumnya tak besar, malah sempit dan bakal penuh sesak ketika ramai pengunjung. Namun nyatanya, jutaan turis tiba ke sana tiap tahunnya.

Siap-siap terbelalak ketika memasuki museum ini. Ada banyak manekin di dalam etalase kaca yg didandani aneka kostum dan melakukan adegan seks. Di dindingnya, juga terpampang banyak gambar adegan seks dengan berbagai gaya. Selain itu, alat kelamin manusia pun dibikin pahatan dan patung dengan beragam bentuk dan ukuran.

Sex Museum telah ada sejak 30 tahun lalu. Tiket masuk Sex Museum sekitar 4 Euro atau sekitar Rp 58 ribu, buka setiap hari dari pukul 09.30-23.30 waktu setempat.

2. Musee de l’Erotisme, Prancis

Musee de l’Erotisme, menampilkan seni-seni erotis (Musee de l’Erotisme)

Prancis juga milik museum bertema seks yg namanya Musee de l’Erotisme. Museum ini ada di 72 Boulevard Clichy, Paris yg tujuan dibuatnya bagi menggambarkan bagaimana perkembangan seks dari masa ke masa.

Baca :  Mbah Jawer... Kampung Air Cantik Di Purwakarta

Perkembangan seks tersebut tertuang dalam lukisan, patung, foto, hingga dokumen. Total, terdapat 9 ruang pamer di dalam Musee de l’Erotisme yg tiap ruangan milik tema masing-masing. Contohnya seperti ruangan Sacred Art, terdapat banyak patung dari berbagai negara yg mengambarkan kehidupan seks sejak zaman prasejarah, seperti replika patung-patung yg dianggap suci, simbol, lukisan kamasutra, dan ukiran yg juga berbau seks.

Untuk masuk ke museum yg memiliki 7 lantai ini, dikenai kocek 8 Euro atau sekitar Rp 125 ribu. Fakta menyebutkan, 10 juta turis tiba ke Musee de l’Erotisme setiap tahunnya.

3. Erotic Museum, Spanyol

Erotic Museum yg terkenal di Barcelona (Erotic Museum)

Inilah Erotic Museum di Spanyol yg berlokasi di La Ramba 96 bis, Barcelona. Museum ini telah ada sejak tahun 1997 dengan 800 koleksi karya seni erotis. Koleksi karyanya dalam bentuk patung, lukisan hingga dokumentasi yg terbagi dalam 14 ruangan.

Beberapa nama ruangannya seperti Kama Sutra, Oriental Eroticism, Contemporary Exhibitions, World Cultures, Homo Art, The Erotic Garden, Sexual Records, dan lain-lain. Di situlah turis bakal mengetahui sejarah seni-seni erotis di Eropa, Jepang, hingga dunia.

Ruangan Sexual Records dianggap paling nyeleneh. Sebab tersimpan aneka rekor-rekor erotis dan seks dari berbagai belahan negara. dua rekornya seperti penis terbesar di dunia, rekor ejakulasi tercepat, dan payudara alami yg paling menggairahkan.

Visi dari Museum Erotis Barcelona ini adalah ingin berbagi kekayaan budaya erotis yg yaitu bagian dari sejarah manusia. Museum ini juga kadang mengadakan event-event bagi para seniman dalam tema erotis dan terus ramai dikunjungi turis tiap tahunnya. Harga tiket masuknya, 9 Euro atau sekitar Rp 143 ribu

Baca :  Yuk, Ikut Bersih-Bersih Masjid Istiqlal

4. Museum of Sex, AS

Beralih ke AS, terdapat Museum of Sex di 233 Fifth Avenue, New York. Dibuka sejak 5 Oktober 2012, museum ini meyimpan 15.000 koleksi erotis yg terdiri dari karya seni, fotografi, artefak serta kostum bertema seks.

Di dalam museumnya terdapat perpustakaan bagi menampung koleksi film dan buku erotis sejak pertengahan tahun 1800-an. Yang bikin mengerenyitkan dahi, museumnya memajang patung alat kelamin, kondom bekas, majalah dewasa sampai vibrator.

Museum of Sex juga memiliki Oralfix Bar. Bar ini menyediakan menu yg seluruh makanannya bisa membangkitkan gairah seksual. Serasa belum cukup, museumnya pun memiliki toko sex toy. Museum of Sex didirikan bagi mengenalkan seni erotis, yg menjadi bagian dari sejarah perkembangan seksualitas manusia. Biaya masuknya yakni USD 17,5 (Rp 233 ribu).

5. Museum Atami Hihoukan, Jepang

Diorama kehidupan dan tingkah laku seksual orang Jepang di Museum Atami Hihoukan (Youtube)

Bukan cuma di Eropa dan Amerika, museum bertema seks ternyata juga ada di Jepang. Di Kota Atami, terdapat Museum Atami Hihoukan yg mengoleksi benda-benda erotis. Bagian dalamnya dibagi menjadi 31 ruangan dengan tema berbeda, seperti penari kelab, geisha, sepasang kekasih dan aerobik!

Satu ruangan yg mencuri perhatian adalah diorama kehidupan seks orang Jepang. Ada pria yg tergila-gila bercinta dengan bantal guling yg bergambar anime wanita, pria bugil dengan aneka makanan di atas tubuh, hingga yg hobi mengintip wanita mandi sambil mengenakan celana dalam wanita.

Tak cuma itu, ada juga ruangan berisi aneka alat kelamin hewan, seperti penis gajah, jerapah dan paus. Termasuk, diorama hewan yg sedang melakukan hubungan seks. Museum Atami Hihoukan didirikan sebagai sarana edukasi tentang kehidupan seks dan seni erotis. Tiket masuknya 1.700 Yen (Rp 183 ribu). (aff/aff)

Sumber: http://travel.detik.com
Wisata

Tags: #Wisata

Leave a reply "Aneka Museum Seks Di Berbagai Negara"

Author: 
    author