Data Pribadi Diduga Anggota Saracen Beredar, Perlu Kah Disebarkan?

39 views

Data pribadi diduga anggota Saracen beredar, perlu kah disebarkan?

Jakarta (ANTARA News) – Jaringan relawan kebebasan berekspresi SAFEnet mengkhawatirkan penyebaran keterangan berupa data pribadi pelaku kejahatan mampu berujung pada persekusi.

“Terhadap pengumbaran keterangan data pribadi ini, yg motifnya mungkin dimaksudkan buat kepentingan publik, SAFEnet sebagai jaringan relawan kebebasan berekspresi di Asia Tenggara mencemaskan diabaikannya asas praduga tidak bersalah dalam hukum, sampai diadakannya penyidikan oleh pihak aparat kepolisian maka pengungkapan tersebut bisa dikategorikan sebagai tindakan pelanggaran privasi,” kata SAFEnet dalam siaran pers, Senin.
SAFEnet menyoroti penyebaran keterangan pribadi yg diklaim sebagai orang dibalik sindikat berita hoax, Saracen, yg tersebar di dunia maya, antara yang lain berupa foto, nama, alamat, nomor KTP, nomor rekening dan geolokasi.
Organisasi tersebut mengkhawatirkan seandainya tak menguji kebenaran mengenai keterangan tersebut, bisa memicu tindakan main hakim sendiri dan stigma bersalah pada orang-orang yg identitasnya dibeberkan itu.
“Tindakan ini mampu saja mendorong persekusi yg melanggar sejumlah hak asasi manusia,” kata mereka.
SAFEnet menyarankan warganet bagi berlaku bijak dan tak menyebarkan keterangan yg telah beredar tersebut, serta mendorong aparat hukum buat memproses ujaran kebencian.

(Baca: MUI: tindakan Saracen haram)

(Baca juga: Sindikat Saracen berpotensi terorisme)

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Baca :  Galaxy Note 8 Masuk India Pertengahan September

Tags: #Teknologi

Leave a reply "Data Pribadi Diduga Anggota Saracen Beredar, Perlu Kah Disebarkan?"

Author: 
    author