DPR: BSSN Harus Segera Wujudkan Sistem Keamanan Siber

112 views

DPR: BSSN harus segera wujudkan sistem keamanan siber

Jakarta (ANTARA News) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI Sukamta menilai Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) harus langsung mewujudkan sistem keamanan siber, termasuk peta jalan (road map) pengembangan sumber daya manusia bidang siber yg tangguh menghadapi pihak asing menuju masa depan.

“Badan ini perlu membuat peta jalan (roadmap) yg jelas dan terukur buat pengembangan sumber daya manusia (SDM) siber yg tangguh dan membangun kemampuan teknologi siber yg mumpuni secara mandiri sehingga tak ada ketergantungan pada produk asing pada masa depan,” katanya di Jakarta, Jumat

Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Dewan Perwakilan Rakyat RI itu menilai sebagai langkah awal, maka pemerintah harus mengisi kelembagaan tersebut dengan SDM profesional yg memiliki rekam jejak kompeten di bidang keterangan dan teknologi.

Hal itu, menurut dia, utama buat menepis dugaan pemanfaatan badan baru ini buat kepentingan politik.

“Sesungguhnya telah sejak lama kita di Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat mendorong langsung ada badan yg secara khusus menangani keamanan siber,” ujarnya.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat itu menyampaikan pembentukan BSSN tersebut mendesak mengingat ancaman dari dunia maya semakin meningkat, misalnya belum lama ini ada serangan siber melalui virus perusak sistem komputer (malware) Wannacry ke sistem komputasi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Terkait dengan kekhawatiran bahwa BSSN dalam pengawasan siber berpotensi melanggar hak-hak warga, Sukamta menilai bahwa hak-hak warga negara sangat jelas dijamin dalam UUD 1945.

“Itu adalah aturan dasar yg tak mampu dilanggar oleh peraturan perundang-undangan di bawahnya,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) juga sudah memberikan koridor yg jelas, antara yang lain mengatur hak dan kewajiban dalam pemanfaatan siber secara bebas dan bertanggung jawab sehingga tak perlu ada kekhawatiran soal itu.

Baca :  Oppo F1s Di-"bundling" Internet 14 GB Rp 49.000 Per Bulan

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat mulai selalu melakukan pengawasan dan evaluasi kepada BSSN bagi memastikan tak ada hak-hak warga yg dilanggar dan meminta masyarakat ikut bersama-sama melakukan pengawasan secara kritis, katanya menambahkan.

Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2017  yg ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 19 Mei 2017.

Badan tersebut bertugas melaksanakan keamanan siber secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan, mengembangkan, dan mengkonsolidasikan seluruh unsur yg terkait dengan keamanan siber.

Kemudian, BSSN mulai bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan dan dipimpin oleh seorang kepala dan dibantu oleh Sekretariat Umum serta empat deputi.

Keempat deputi itu adalah Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi, Deputi Bidang Proteksi, Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengendalian.

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Tags: #Teknologi

Leave a reply "DPR: BSSN Harus Segera Wujudkan Sistem Keamanan Siber"

Author: 
    author