FBI Selidiki Uber

24 views

FBI selidiki Uber

Jakarta (ANTARA News) – Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (Federal Bureau of Investigation/FBI) melakukan penyelidikan guna mencari tahu apakah Uber Technologies Inc secara ilegal memakai perangkat lunak bagi mengganggu pesaingnya menurut laporan Wall Street Journal (WSJ) pada Jumat.

Penyelidikan fokus pada sesuatu program Uber, yg secara internal dikenal sebagai “Hell” (neraka), yg mampu melacak pengemudi yg bekerja buat pesaing mereka, Lyft Inc, kata WSJ mengutip orang-orang yg dekat dengan penyelidikan itu.

Di bawah program yg telah tak dilanjutkan sejak tahun dahulu itu Uber membuat akun palsu pelanggan Lyft bagi mencari tumpangan, memungkinkannya melacak pengemudi Lyft terdekat beserta tarif mereka menurut laporan WSJ.

Program tersebut juga memungkinkan Uber memperoleh data para pengemudi yg bekerja pada kedua layanan dan membujuk pengemudi buat meninggalkan Lyft dengan iming-iming insentif tunai, tambah WSJ.

Pertanyaan kunci para penyelidik adalah apakah program itu meliputi akses komputer secara tak sah menurut laporan surat kabar itu.

Uber tak langsung mampu dihubungi bagi dimintai tanggapan mengenai laporan tersebut.

Menurut WSJ, penyelidikan itu sekarang ditangani oleh FBI New York dan kantor kejaksaan Manhattan, Amerika Serikat.

Uber telah bergelut dengan berbagai persoalan legal dan investigasi ini berlangsung dua hari setelah perusahaan mengumumkan CEO baru mereka, mantan bos Expedia Inc, Dara Khosrowshahi, demikian menurut siaran kantor berita Reuters.

Penerjemah: Natisha Andarningtyas

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Baca :  Alasan Microsoft Ubah Target Adopsi Windows 10

Tags: #Teknologi

Leave a reply "FBI Selidiki Uber"

Author: 
    author