Film “Keris Dan Wayang” Tarik Perhatian Publik Ekuador

61 views

Film “Keris dan Wayang” tarik perhatian publik Ekuador

London (ANTARA News) – Film dokumenter pariwisata Indonesia “Keris dan Wayang” menjadi primadona danmenarik perhatian pengunjung festival yg sebagian besar pelajar dan mahasiswa Kota Cuenca dalam Festival Film Internasional Seni dan Budaya Populer ke-4 di Kota Cuenca, Ekuador, berlangsung dari tanggal 17 hingga 20 Oktober 2017.

Festival Film Internasional Seni dan Budaya Populer ke-4 itu yaitu rangkaian dari Festival de Artesanias de Americana ke-15 yg diadakan CIDAP atau The American Center of Crafts and Folk Arts, demikian informasi Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (Pensosbud KBRI) Quito kepada ANTARA News, Minggu (22/10).

Dalam pemutaran beberapa film itu Dubes RI di Quito Diennaryati Tjokrosuprihatono hadir bersama puluhaan mahasiswa dan pelajar dari Univeritas Cuenca dan dua sekolah menengah di Cuenca menyaksikan film “Keris dan Wayang”.

Di hari yg sama juga dikerjakan pemutaran kedua film di Auditorium CIDAP yg juga dihadiri puluhan penonton.

Festival film itu diikuti film dokumenter seni dan budaya dari Ekuador, Peru, Chile, Venezuela, Jepang dan Indonesia yg tahun ini menjadi tamu dalam Festival de Artesanias de Americana ke-15 yg mulai dibuka secara resmi tanggal 1 November 2017.

Selain diputar di Fakultas Seni Universitas Cuenca dan Auditorium CIDAP, film-film peserta festival juga diputar di Gedung Kesenian El Alfarero punya Pemerintah Kota Cuenca. Selanjutnya di awal Desember mulai di gelar di FLASCO, Latin American University of Social Sciences, universitas terkemuka di Kota Quito, Ibukota Republik Ekuador.

Rangkaian Festival de Artesanias de Americana atau festival seni Amerika ini mulai diikuti dengan pameran benda seni budaya Indonesia dari beragam daerah dan khususnya Bandung di Museum CIDAP pada tanggal 1 November hingga 1 Desember 2017.

Baca :  Kebiasaan Salah Gunakan Obat Kumur

Pada ketika puncak kegiatan festival tanggal 1-5 November 2017 juga mulai ditampilkan beragam tampilan seni budaya Indonesia, seperti tari, musik, kuliner, demo batik dan ukir kayu dari Pemalang, Jawa Tengah, dan juga bazaar produk kerajinan tangan.

Pada festival tahun dulu tercatat 250.000 pengunjung selama puncak festival yg berlangsung selama sepekan dan tahun ini diharapkan mulai dihadiri 400.000 pengunjung.

Selain pengunjung biasa, juga terdaftar sejumlah pengusaha bergerak di bidang seni dan budaya dari Amerika Serikat, Kanada dan di kawasan Amerika Selatan.

Partisipasi Indonesia bagi pertama kalinya dalam festival ini yaitu kesempatan memperkenalkan potensi seni kreatif, budaya dan pariwisata Indonesia tak saja kepada masyarakat Ekuador tapi juga lebih luas kepada masyarakat di kawasan Amerika, demikian Dubes Diennaryati Tjokrosuprihatono.

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Hiburan

Tags: #Hiburan

Leave a reply "Film “Keris Dan Wayang” Tarik Perhatian Publik Ekuador"

Author: 
    author