Gaya “Stylish” Chico Aura

84 views

Gaya “Stylish” Chico Aura

BILBAO, KOMPAS.com – Penampilan tunggal putera Chico Aura Dwi Wardoyo di Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2016 di Bilbao, Spanyol, memperkuat tanda-tanda munculnya generasi bulu tangkis nasional  yg atraktif.

Chico, pemain kelahiran Jayapura pada 15 Juni 1998, memang gagal menjadi juara setelah di final dikalahkan pemain Tiongkok, Sun Feixiang dalam beberapa gim 19-21, 12-21.

Namun keberhasilan Chico lolos ke final menjadi catatan sendiri karena target tim Indonesia di tunggal putera hanyalah sampai babak semifinal. Apalagi lawannya di final, Feixiang bukan pemain sembarangan karena pernah menjadi juara Kejuaraan Asia JUnior (AJC) 2016.

Di atas kertas, Chico memang kalah dari lawannya.  Chico ketika ini berada di urutan 361 dunia, sementara Sun ada di posisi ke 246.

badmintonindonesia Chico Aura Dwi Wardoyo

Dengan tinggi 1,79 m dan penampilan dengan sosok Melanesia, Chico menajdi tontonan sendiri. Ditambah lagi  gayanya yg atraktif setiapkali dapat memenangi poin dari lawannya. ketika mengalahkan  Lee Zii Jia (Malaysia) 21-19, 21-18 di laga semifinal pada Sabtu (12/11/2016), Chico merayakannya dengan bergaya seperti sprinter dunia, Usain Bolt dengan jari menunjuk ke langit.

Pelatih tunggal putra, Deni Danuaji memuji permainan anak buahnya yg pantang menyerah.  “Kesempatan sebenarnya terbuka di gim pertama, tetapi sayang di poin-poin akhir dia terlalu hati-hati. Akhirnya malah mati sendiri,” ujar Deni.

“Di gim kedua masih terbawa irama permainan lawan. Dia juga jadinya tak mampu berkembang, senjata dia adalah serangan. Nah di game kedua ini dia tak dapat mencari menyerang akhirnya dia bingung sendiri, lawan juga lebih banyak adu drive, di drive ini lawan memang lebih bagus,” tambahnya.

Baca :  Podium Perdana Imanuel Pratna Pada ARRC 2016

Sektor tunggal putra sendiri bukan menjadi sektor andalan merah putih di ajang WJC kali ini, namun Deni sendiri memiliki target pribadi buat dapat meloloskan anak didiknya ke semifinal. Raihan perak ini menjadi catatan prestasi tersendiri untuk Deni.

“Saya tetap bersyukur dan puas melihat penampilan Chico selama di WJC ini, dia juga persiapan kurang lebih enam bulan. Dia di Cipayung telah hampir sesuatu tahun, dan lebih matang dari yg lain,” ujarnya.

“Semoga dia nanti mampu lebih berkembang lagi ke depannya, dapat bersaing dengan senior-seniornya karena aku lihat dia milik motivasi dan milik karakter yg bagus,” pungkas Deni.

Hadirnya Chico kalian harap mulai melengkapi generasi baru tunggal putera yg sempat suram usai habisnya generasi Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso. Generasi baru yg ditandai oleh Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, Anthony Ginting dan kini, Chico Aura kami harap dapat  selalu berkembang dan mencapai puncaknya di Olimpiade Tokyo 2020.

Sumber: http://olahraga.kompas.com
Olahraga

Tags: #Olahraga

Leave a reply "Gaya “Stylish” Chico Aura"

Author: 
    author