Jaga Emosi, Orang Jakarta Darah Tinggi Kalau Kena Macet

56 views

Jaga Emosi, Orang Jakarta Darah Tinggi Kalau Kena Macet

Jakarta, Perkelahian Bimantoro dengan Lettu Satrio di jalan raya menyebabkan macet. Emosi keduanya tersulut setelah Bimantoro membuang sampah sembarangan dari dalam mobil dan mengenai istri Lettu Satrio.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengimbau agar masyarakat lebih mampu menjaga diri saat berkendara. Argo meminta masyarakat tidak gampang naik pitam di jalanan.

“Intinya bahwa orang buat menjaga diri, menjaga emosi di jalan. Makanya, kalau mau berangkat ke kantor, ya berangkat lebih awal, jadi kan tak tergesa-gesa, salah satunya seperti itu, taati rambu dulu lintas,” kata Argo kepada detikcom, Jumat (13/10/2017).

Baca juga: Buang Sampah Berujung Baku Hantam di Jalan, Ini Ancaman Pidananya

Baku hantam Bimantoro dengan Lettu Satrio itu sempat viral melalui video yg tersebar di media sosial. Imbauan agar tak gampang terpancing emosi juga disampaikan Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko.

“Orang Jakarta ditanya macet? Macet udah biasa, tetapi preferensi stroke, preferensi darah tinggi setiap tahun semakin tinggi. Itu artinya apa? Biasa itu cuma sampai di mulut, dalam hati maupun alam bawah sadar mereka masih ada penolakan, kan begitu,” kata Sigit.

Jaga Emosi, Orang Jakarta Darah Tinggi Kalau Kena MacetHipertensi atau tekanan darah tinggi yaitu faktor risiko stroke dan serangan jantung.

“Nah, kalau imbauan saya, ya kami inline dengan kebijakan pemerintah bagi meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan angkutan umum. Mari kami gunakan angkutan umum sehingga subsidi yg diberikan pemerintah dapat tepat sasaran dan tepat guna,” sambung Sigit.

Kini perkara buang sampah berujung baku hantam itu tengah ditangani Polres Jakarta Timur. Lettu Satrio melaporkan Bimantoro.

Baca :  Lima Keuntungan Pemanasan Sebelum Olahraga

Baca juga: Baku Hantam dengan Anggota TNI AL, Pemobil: Saya Khilaf

Namun Bimantoro telah meminta maaf kepada Lettu Satrio serta TNI, khususnya TNI AL. Tetapi polisi tetap melanjutkan perkara itu karena belum ada pembicaraan tentang upaya mediasi.

Peristiwa ini diketahui dari sebuah video yg beredar melalui aplikasi pesan instan dan situs YouTube. Dalam video berdurasi 1 menit 3 detik itu, keduanya terlibat baku hantam di tengah jalan.

Mobil merah bernomor polisi B-1599-PVH yg dikendarai pria berkaus hitam berhenti di lajur kanan jalan, sementara anggota TNI AL masih duduk di atas sepeda motornya di sebelah kiri mobil.

Keduanya terlibat adu mulut yg berlangsung panas. Di tengah adu mulut, si pria mendorong prajurit TNI AL. Prajurit membalas dorongan itu dengan mendaratkan bogem mentah di pipi kiri si pria. Baku hantam pun terjadi. Warga yg menonton coba melerai, namun mereka tetap jual-beli pukulan.

Catatan: Artikel asli dipublikasikan di sini.

(up/up)
Sumber: http://health.detik.com
Kesehatan

Tags: #Kesehatan

Leave a reply "Jaga Emosi, Orang Jakarta Darah Tinggi Kalau Kena Macet"

Author: 
    author