Kebanggaan Terhadap Medali Pertama Paralimpik

228 views

Kebanggaan terhadap Medali Pertama Paralimpik

JAKARTA, Kompas.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bangga dan mengatakan rasa syukur dengan keberhasilan atlet angkat berat Ni Nengah Widiasih yg berhasil mempersembahkan medali pertama untuk Kontingen Indonesia di Paralimpik 2016 Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (9/9) WIB.

Ini menjadi kado buat segala masyarakat Indonesia yg merayakan Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September. “Selamat dan terima kasih untuk Ni Nengah Widiasih yg sudah merebut medali perunggu Paralimpik ketika kami tengah memperingati Haornas. Dengan sesuatu medali perunggu ini, Indonesia telah memastikan tradisi medali di paralimpik,” kata Menpora mengomentari keberhasilan Ni Nengah Widiasih yg berhasil mempersembahkan medali pertama untuk Kontingen Paralimpik Indonesia.

Seperti diketahui, Ni Nengah berhasil mendapatkan perunggu di kompetisi powerlifting kelas -41 kg dengan total angkatan 96Kg.  Medali emas nomor ini diraih lifter Turki, Nazmiye Muratli dengan angkatan 104kg yg juga yaitu rekor baru paralimpik dan rekor dunia. Sementara perak direbut atlet China Cui Zhe.

Bertanding di bawah suhu 21 derajat celcius di Riocentro Pavilion 2, Ni Nengah memperlihatkan kemampuan terbaiknya di antara delapan peserta yg turun di kelas ini. Raihan perunggu Paralimpiade 2016 tidak mengurangi catatan prestasi internasional wanita yang berasal Pulau Dewata ini yg sebelumnya medali perak Asian Para Games 2014 dan perunggu di Kejuaraan Dunia 2014 di Dubai.

“Mudah-mudahan paralimpian Indonesia yang lain yg tampil di Rio de Janeiro termotivasi bagi mengukir prestasi, bahkan dapat mempersembahkan emas buat Merah Putih,” tambah Menpora yg tengah melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur bagi mengikuti perayaan puncak peringatan Haornas yg mulai digelar di Stadion Delta Sidoarjo pada Jumat (9/9).

Baca :  Bonus PON DKI "Menciut", Diserahkan Selasa

Paralimpiade 2016 berlangsung 7-18 September 2016. Ke ajang antar atlet difabel paling bergengsi ini, Indonesia mengirimkan sembilan atlet, lebih banyak dari jumlah kontingen Paralimpik 2012 yg cuma mengirimkan empat atlet.

Dengan jumlah atlet yg lebih banyak pada Paralimpiade 2016, Menpora berharap Indonesia dapat meraih medali lebih banyak. Pada Paralimpiade 2012, Indonesia membawa pulang sesuatu medali perunggu lewat petenis meja Dian David Jacobs yg kembali mulai berjuang di Paralimpik 2016. Menpora juga memastikan, bonus dan tunjangan hari tua untuk atlet paralimpiade berprestasi, sama dengan yg diberikan buat atlet olimpiade.

Sumber: http://olahraga.kompas.com
Olahraga

Tags: #Olahraga

Leave a reply "Kebanggaan Terhadap Medali Pertama Paralimpik"

Author: 
    author