Kebanyakan Main Gadget, Anak Sulit Menulis Dengan Tangan

157 views

Kebanyakan Main Gadget, Anak Sulit Menulis dengan Tangan

Jakarta, Menulis dengan tangan dewasa ini dianggap tak praktis. Tetapi persoalannya bukan semata soal kepraktisan, sebab kemampuan menulis dengan tangan dapat memprediksi berbagai hal, akan dari karakter, keadaan psikologis hingga tingkat inteligensia.

Namun seiring berjalannya waktu, tulisan tangan secara tak segera digeser oleh keberadaan perangkat modern dengan layar sentuh, baik itu ponsel maupun tablet. Bahkan tanpa disadari, fakta ini merugikan untuk anak-anak.

Setidaknya inilah yg terungkap dalam survei nasional yg dikerjakan Australia terhadap anak-anak usia sekolah baru-baru ini. Dari hasil survei itu diketemukan bahwa makin banyak anak Australia yg tak mampu menulis dengan tangan.

Menurut terapis okupasional anak, Katrina Davies, ini memamerkan bahwa tangan anak-anak masa kini cenderung kurang kuat dan tak mempunyai kemampuan motorik sebaik anak dari generasi sebelumnya, bahkan cuma sekadar buat memegang pensil.

“Ironisnya, anak-anak Australia yg ada di sekolah menggenggam pensil di tangannya seperti pisau atau belati, bukan dengan jari-jarinya,” paparnya seperti dilaporkan ABC Australia.

Untuk balita atau anak yg berumur 18 bulan, memegang pensil seperti memegang belati adalah hal yg biasa. Tetapi tak sama halnya dengan anak yg telah bersiap memasuki dunia sekolah. “Di usia lima tahun, mereka seharusnya telah menguasai teknik memegang pensil dan menulis dengan tangan,” tegas Davies lagi.

Bahkan seharusnya memegang pensil bukanlah satu yg perlu diajarkan di sekolah, melainkan sebuah proses alami yg dialami setiap anak. “Kurikulum mengharuskan siswa buat dapat menulis kalimat hingga esai, tapi hal ini menjadi mustahil seandainya memegang pensil saja tak bisa,” keluhnya.

Baca juga: Kesehatan Psikologis Seseorang Pengaruhi Tulisan Tangannya

Davies bukannya anti pada teknologi, namun dengan makin banyaknya waktu yg dihabiskan anak bagi bermain tablet atau ponsel ketimbang bermain di luaran seperti main perosotan dan memanjat pohon, hal ini dikhawatirkan mulai menghambat tumbuh kembang mereka. “Bagaimanapun bermain adalah bagian dari proses belajar anak juga,” imbuhnya.

Baca :  Agar Manfaat Olahraga Maksimal, Harus Dilakukan Di Pagi Hari?

Di sisi lain, Davies menyampaikan terbiasa memakai perangkat dengan layar sentuh juga mengubah jari dominan yg digunakan seseorang, dan ini berlaku baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

Ia menyoroti bahwa sebagian besar pengguna gadget memakai jari tengahnya buat mengoperasikan perangkat mereka. Tetapi tanpa disadari ini juga berpengaruh terhadap banyak hal.

Menurut Davies, ini karena otot-otot di tangan manusia tak dirancang buat melakukan swipe ketika mengoperasikan perangkat dengan layar sentuh. Dan di antara kelima jari, jari telunjuklah yg milik suplai otot terbanyak dan yg paling akurat ketika digunakan, bukannya jari tengah. “Kalau kami mengubah ini, otomatis peta otak kalian juga berubah,” tegasnya.

Baca juga: Membuat Tulisan Anak Menjadi Lebih Baik

(lll/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Kesehatan

Tags: #Kesehatan

Leave a reply "Kebanyakan Main Gadget, Anak Sulit Menulis Dengan Tangan"

Author: 
    author