Kemkominfo Akan Terus Berdiskusi Dengan OTT

49 views

Kemkominfo akan terus berdiskusi dengan OTT

Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Komunikasi dan Informatika baru saja membuka kembali aplikasi Telegram berbasis web yg sejak 14 Juli 2017 dahulu sempat diblokir aksesnya. 

Tidak cuma Telegram, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan mulai selalu berdiskusi dengan penyedia layanan Over-The-Top (OTT) lainnya buat membahas tiga isu utama, salah satunya pelayanan pelanggan.

“Diskusi publiknya baru dimulai dengan sebagian, nanti kalian juga mulai bicara secara khusus dengan penyelenggara platform-nya apakah Google, apakah Facebook, karena kalian harapkan ini menyelesaikan persoalan semuanya yg ada selama ini,” kata Rudiantara dalam temu media di Kemkominfo, Jakarta, Kamis.

“OTT itu harus meng-address tiga isu. Satu, bagi pelayanan pelanggan, customer services, kedua hak dan kewajiban secara hukum, ketiga adalah hak dan kewajiban secara fiskal,” sambung dia.

(baca: Telegram kembali dibuka)

Dengan tiga hal tersebut, Menkominfo berharap tak ada lagi OTT yg berkelit mengenai aturan pajak. Lebih dari itu, hal ini diharapkan mulai menciptakan kesetaraan kesempatan buat OTT nasional.

“Ini mulai menjadi level playing field dengan OTT nasional itu yg kami harapkan nanti, tujuannya level playing field,” ujar Rudiantara.

“Masih perlu proses buat dialog buat sosialisasi buat mencari titik keseimbangan agar ini seluruh mampu berjalan dengan baik,” tambah dia.

(baca: Telegram dan Kemenkominfo tangani konten terorisme)

Editor: Gilang Galiartha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Baca :  Utang Pajak Facebook Di Indonesia Capai Rp 3 Triliun

Tags: #Teknologi

Leave a reply "Kemkominfo Akan Terus Berdiskusi Dengan OTT"

Author: 
    author