Kisah Nyata Remaja Yang Ingin Bunuh Diri, Lalu Bangkit Lawan Depresi

82 views

Kisah Nyata Remaja yang Ingin Bunuh Diri, Lalu Bangkit Lawan Depresi

Jakarta, Sekilas seandainya mengenal sosok pria ini dari luar, dia adalah pria yg ramah dan humoris. Sebut saja ia Rio. Temannya banyak dan hobinya di dunia fotografi menyeretnya menuju kesuksesan, bahkan sebelum ia lulus dari salah sesuatu universitas bergengsi di Indonesia.

Tapi tak ada yg tahu apa yg dialaminya selama ini. Kepada detikHealth, Kamis (20/7/2017), ia menceritakan yang berasal mula depresi yg ia alami. Rio menuturkan depresi tersebut muncul sejak ia masih kecil karena ia terus di-bully oleh teman-teman sebayanya.

“Gue suka dikatain banci karena gue nggak dapat main bola, gue nggak tahu apalagi (alasannya) kenapa, itu alasannya gue nggak suka bola sampai sekarang,” tuturnya.

Baca juga: Trauma Karena Bullying, Risikonya Depresi Hingga Bunuh Diri

Ditambah, percekcokan orang tuanya yg hampir mengarah pada perpisahan ketika ia masih duduk di kelas 2 SD semakin membuat depresinya semakin berat. Hidupnya dahulu berkecukupan juga akan berubah menjadi kurang semenjak keluarganya bangkrut dan ayahnya mempunyai sakit stroke.

Orientasi seksualnya yg condong ke arah sesama macam juga membuatnya merasa terasingkan dari kehidupan. “Kalau inget gue gay, gue jadi benci lagi sama diri gue sendiri,” tambahnya.

Semenjak orang tuanya jatuh sakit, Rio harus hidup bersama tantenya. Di sana pun ia mendapatkan perilaku yg kurang menyenangkan. Karena persoalan yg selalu menimpa dirinya itu, akan muncul gejala depresi dalam dirinya.

“Gue depresi, anxiety, dan milik eating disorder, itu jujur mengganggu hidup gue banget,” kisahnya.

Berbagai hal akan dari urusan keluarga hingga pergaulan, mampu memicu depresiBerbagai hal akan dari urusan keluarga hingga pergaulan, mampu memicu depresi (Foto: thinkstock)

Baca juga: Dokter: Lebih dari 90 Persen Bunuh Diri Terkait Gangguan Jiwa

Beberapa kali ia coba bagi melakukan upaya bunuh diri. Mulai dari ingin melompat ke rel kereta, lompat dari gedung hingga nyaris memotong nadinya sendiri telah cukup tidak jarang ingin ia lakukan.

Baca :  Pesan Presenter Farhan Bagi Anda Yang Hendak Ikut Triathlon

Hingga suatu ketika ia menemukan titik baliknya.

Ketika merenung, Rio tiba-tiba saja merasakan bahwa ada hal yg harus terus ia ingat dalam harinya. “Gue mencintai Allah, orang tua gue (meskipun nggak deket), sayang segala sahabat-sahabat yg udah ngebantu gue. Gue merasa dia mulai sedih kalo gue hidup depresi,” katanya.

Ia pun kembali mengingat perjuangannya sendiri buat mampu bertahan melawan seluruh persoalan yg menimpa dirinya. Hal itu yg membuatnya merasa lebih bersyukur dengan kehidupannya yg sekarang.

Depresi sebagai persoalan kejiwaan masih tidak jarang terabaikanDepresi sebagai persoalan kejiwaan masih tidak jarang terabaikan (Foto: thinkstock)

Baca juga: Jangan Diam Saja, Ada yg Bisa Dilakukan bagi Cegah Bunuh Diri

Setelah bangkit, Rio kini berusaha bagi membantu teman-temannya yg juga mengalami depresi dengan memberikan motivasi buat berjuang. Melalui detikHealth, Rio menitipkan pesan kepada orang di luar sana yg ada keinginan buat mengakhiri hidup.

“Selalu ingat apa yg lo cintai dan mereka yg mencintai lo. Pikirin mereka yg mencintai lo aja. Rasa cinta itu motivasi sebenarnya,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada orang-orang yg mengenal seseorang dengan depresi atau kecemasan buat tak menganggap remeh persoalan yg mereka hadapi. “Mental illness nggak sebercanda itu, Temenin aja selalu hibur sampe dia seneng. Nggak usah terlalu dinasihatin,” pungkasnya.

Baca juga: Catat! Ini Tanda-tanda Seseorang Akan Bunuh Diri

(up/up)
Sumber: http://health.detik.com
Kesehatan

Tags: #Kesehatan

Leave a reply "Kisah Nyata Remaja Yang Ingin Bunuh Diri, Lalu Bangkit Lawan Depresi"

Author: 
    author