Kontes Custom Burnout #2 Kian Bergairah

127 views

Kontes custom Burnout #2 kian bergairah
Solo (ANTARA News) – Kontes modifikasi Burnout #2 yg digelar di kawasan Sentra Niaga Solo, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Sabtu (3/9) berlangsung semakin bergairah.

Memasuki tahun ke-2 penyelenggaraannya, antusiasme dari pecinta otomotif classic dan custom culture di Solo Raya kelihatan semakin meningkat pesat, kata penyelenggara Burnout dalam siaran persnya, Minggu.

Burnout yaitu event yg digagas oleh komunitas pecinta otomotif classic dan juga custom culture yg ada di Solo Raya, salah satunya klub motor Kick Tengkleng MC.

“Event Burnout ini dibuat atas dasar kecintaan kami, pecinta custom culture yg berdomisili di kota Solo. Semakin banyaknya karya-karya custom yg selalu bermunculan membuat kalian berinisiatif buat membentuk sebuah wadah event custom khas Solo,” kata Eko Sutanto, panitia event Burnout.

Tidak cuma dari kota Solo, para pecinta custom culture dari kota yg ada di sekitarnya juga turut meramaikan acara ini, antara yang lain dari Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Purwokerto, Jakarta dan Bandung.

Burnout #2 mengambil tema besar “Hadiningroad Revical” yg bertujuan untuk  memicu kebangkitan gairah komunitas-komunitas otomotif klasik dan custom culture di Solo Raya.

Ada sekitar 200 hasil karya custom yg bisa dinikmati oleh masyarakat secara gratis di area Kawasan Sentra Niaga, Solo.

Pengunjung yg tiba mulai dimanjakan oleh berbagai kendaraan klasik yg memiliki nilai sejarah dan yaitu koleksi pribadi yg selama ini jarang kelihatan di jalanan.

Tak cuma mobil klasik, mulai ada juga bermacam motor klasik dan custom dari berbagai aliran seperti chopper, cafe racer, street cub dan lainnya yg yaitu hasil karya pelaku industri custom dari berbagai daerah.

Baca :  Skutik Yamaha Idola Di Tasikmalaya

Burnout #2 juga mulai dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti rolling city, show off mobil klasik dan motor custom. Custom Culture tak cuma lekat dengan motor custom dan juga kendaraan klasik, dua industri kreatif lainnya juga bermunculan dan menjadi sub culture custom.

Sajian art exhibition menghadirkan apparel, tattoo, pinstrip, typography dan grafiti. Berbagai apparel seperti Rich Richie Garage, Trooper, Bull Syndicate, Pickers Store mulai mengisi tenant booth di dalam area acara.

Untuk pinstrip mulai ada Danny Hacka yg mulai meliukkan kuasnya di atas helm, hood dan tangki yg mulai membuat tampillan mobil klasik dan motor custom menjadi semakin ciamik.

Ada juga typography dan komunitas Belajar Menulis (Belmen) yg mulai saling berbagi ilmu tentang lettering dan kaligrafi.

Berbagai band juga menjadi salah sesuatu pengisi acara ini selain tenant booth, area foodcourt dan juga junkyard party yg mulai menampilkan lapak barang-barang otomotif yg telah akan langka di pasaran.

Beberapa komunitas juga dipastikan mulai berpartisipasi di acara ini antara lain: Iron Buffalo MACI Solo, Angel Brother, Mods Squad, Solo Street Cub Community, Solo Vintage Trail, Kustomfest, Hotrodiningrat, Solo American Jeep, Holden Owner Surakarta, Solo Volkswagen, Solo Fiat Club, ISSO, Solo Tattoo Solidarity dan komunitas sepeda Bengawan Lowrider. Acara ini diharapkan mampu mengundang penggiat custom culture dan classic dari Jogjakarta, Bandung dan Jakarta.

‘Kami berharap acara Burnout bisa menarik lebih banyak lagi peminat custom culture dan juga menyatukan komunitas serta pecinta mobil motor klasik custom di kota Solo sesuai dengan tema acara ini” tutup Eko.

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2016

Sumber: http://otomotif.antaranews.com
Otomotif

Tags: #Otomotif

Leave a reply "Kontes Custom Burnout #2 Kian Bergairah"

Author: 
    author