Mahasiswa ITB Ciptakan Aplikasi Antisipasi Banjir

89 views

Mahasiswa ITB ciptakan aplikasi antisipasi banjir

Bandung (ANTARA News) – Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yakni Ahmad Wirantoaji Nugroho menciptakan sebuah aplikasi bagi mendeteksi dini atau mengantisipasi banjir bernama Zephyrus.

Sistem ini memakai aplikasi Android sebagai sarana penting penyebaran keterangan karena dirasa lebih gampang terjangkau pengguna, seperti dilansir dari laman itb.ac.id, Jumat.

Aplikasi ini diciptakan oleh tim yg terdiri atas Ahmad Wirantoaji Nugroho (Meteorologi 2015), Andryansah Bagas Warno Putra (Teknik Geologi 2015), Aufa Zalfarani Saprudin (Meteorologi 2014), Harry Alvin Waidan Kefas (Teknik Informatika 2014), dan Novianti Rossalina (Desain Produk 2015).

Awalnya terbentuk karena Aji, Andryansah Bagas, dan Novianti Rossalina sama-sama penerima manfaat beasiswa Sinergi Foundation. Sedangkan Aufa Zalfarani adalah kakak tingkat Aji dan Harry Alvin adalah kenalan Aji di sebuah komunitas.

Ahmad Wirantoaji Nugroho menuturkan awal mulanya muncul ide pembuatan sistem ini muncul saat dirinya berbincang dengan seniornya di sekretariat Himpunan Mahasiswa Meteorologi (HMME).

“Yang mendorong sih sebenarnya karena prihatin (dengan) banjir di Bandung Selatan. Kalau secara umum, banjir memang tidak jarang terjadi di Indonesia. Dan usaha mengantisipasi banjir itu sendiri masih jauh dari optimal,” kata Aji.

Ia menjelaskan bahwa keprihatinannya pada wilayah Bandung Selatan yg setiap tahun terus tertimpa bencana banjir karena wilayah Bandung yg berbentuk cekungan, dengan daerah Bandung Selatan yg termasuk ke dalam wilayah tengah, bencana banjir tak mampu dipungkiri

Menurut dia, sistem ini memakai aplikasi Android sebagai sarana penting penyebaran keterangan karena dirasa lebih gampang terjangkau pengguna.

“Nah itu, jadi ya salah sesuatu alasan memakai aplikasi Android ini supaya mampu lebih cepat dan real time. Untuk SMS setiap air sungai sudah mencapai ketinggian tertentu,” ujar Aji.

Baca :  Badan Legislasi Ingatkan Perubahan Ke TV Digital Jangan Buru-buru

Keistimewaan Zephyrus salah satunya adalah gampang terjangkau oleh pengguna, karena memakai aplikasi Android dan SMS satelit. Selain itu, alat AWLR-WS yg digunakan dalam sistem ini juga jauh lebih murah dibandingkan alat-alat serupa yg telah terpasang, karena yaitu penggabungan beberapa alat merupakan Automatic Water Level Recorder (AWLR) dan Automatic Weather Station (AWR).

“Istimewanya adalah karena alat AWLR-WS ini dipakai, jadi dapat menekan penggunaan anggaran gitu. Kalau misalnya yg biasa dibuat itu sekitar 73 jutaan, sedangkan yg kami keluarkan itu cuma sekitar 7,7 juta jadi mampu menghemat,” kata Aji mengenai perbandingan Zephyrus dengan sistem yg telah ada.

Selain itu, ia juga menilai bahwa agar bencana banjir lebih gampang terantisipasi, diperlukan dua alat AWLR-WS yg dipasang di titik-titik yg berbeda. “Nah, bayangkan dengan biaya pengeluaran yg sama, kalian mampu meletakkan sembilan alat AWLR-WS di sembilan titik yg berbeda,” katanya.

Dalam pembuatannya, tim Zephyrus dibantu oleh seorang dosen pembimbing, yakni Muhammad Ridho Syahputra, M.Si dan didukung penuh oleh ketua Program Studi Meteorologi Dr rer nat Armi Susandi, MT Selain itu, ada pula Kang Riki dari Garda Caah (komunitas peduli banjir di Bandung Selatan) yg turut menolong dalam sosialisasi ke warga terdampak banjir dan dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum yg sudah menyediakan Teras Cikapundung sebagai lokasi peletakan alat AWLR-WS tersebut.

Lebih lanjut ia menyampaikan Zephyrus adalah sebuah sistem yg terdiri atas Automatic Water Level Recorder-Weather Station (AWLR-WS) sebagai alat pendeteksi parameter cuaca dan ketinggian air sungai, SMS satelit dan aplikasi Android.

Setelah sensor pada alat AWLR-WS ini menerima data cuaca dan ketinggian air, data mulai dikirim ke server yg mulai menyebarluaskan keterangan tersebut melalui aplikasi Android dan SMS satelit.

Baca :  Pengguna Data Naik, Tapi Investasi Operator Tak Murah

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Tags: #Teknologi

Leave a reply "Mahasiswa ITB Ciptakan Aplikasi Antisipasi Banjir"

Author: 
    author