Melihat Mata Uang Digital Di Indonesia

35 views

Melihat mata uang digital di Indonesia

Jakarta (ANTARA News) – Mata uang digital, seperti Bitcoin, semakin terkenal di Indonesia salah satunya setelah pemberitaan mengenai serangan di dunia maya dua waktu lalu.
Ekspose mengenai Bitcoin salah satunya muncul ketika ransomware WannaCry menyerang dunia internet global pada pertengahan tahun ini, peretas meminta uang tebusan dalam Bitcoin.
Di Indonesia, menurut pelopor situs jual beli mata uang digital Bitcoin Indonesia, Oscar Darmawan, pengetahuan mengenai cryptocurrency belum sebesar di negara-negara lainnya.
Transaksi mata uang digital di Indonesia, menurut Oscar, hampir sama besar dengan Thailand buat regional Asia Tenggara.
Tetapi, bila dibandingkan dengan Jepang, masih jauh lebih rendah, cuma berkisar di angka 1 persen menurut perkiraannya.
Meski begitu, antusiasme terhadap mata uang virtual bisa dilihat dari anggota situs tersebut yg mencapai angka 500 ribu orang.
Layaknya bentuk investasi lainnya, harga mata uang digital sulit diperkirakan karena bergerak mengikuti pasar.
Sekeping Bitcoin kini bernilai tukar di kisaran Rp50 juta, menjadi mata uang virtual bernilai tertinggi di Tanah Air.
Sementara itu, bila dilihat dari nilai transaksi, mata uang digital Bitcoin, Ethereum dan Ripple menduduki tiga besar di Indonesia.
Kendala terbesar yg dihadapi mata uang digital di Indonesia ketika ini adalah mengenai regulasi.
Belum ada regulasi dari pemerintah, seperti di Jepang yg menyamakan mata uang digital dengan mata uang konvensional, dinilai menyulitkan.
“Pemerintah berhati-hati dalam bersikap, itu baik. Tapi, juga menyulitkan industri. Industri mau eksperimen terhalang,” kata Oscar ketika ditemui di Tangerang, Selasa (26/9) lalu.
Ia berharap pemerintah mulai bersikap sama seperti Jepang agar regulasi yg ada di mata uang konvensional berlaku juga di mata uang digital.
“Tidak perlu membuat aturan baru, cukup menyamakan virtual currency sebagai apa. Industri mulai berusaha membaca aturan yg ada dan menyesuaikan,” kata dia.
Jika dianggap setara dengan mata uang konvensional, ketentuan hukum mengenai transaksi kejahatan dalam cryptocurrency pun mulai jelas sehingga masyarakat terlindungi.
Pembayaran melalui sistem blockchain, meskipun pun bersifat anonim, dipandang aman karena transaksi bisa kelihatan dalam jaringan tersebut.
Bitcoin bukan satu-satunya cryptocurrency yg beredar di dunia. Selain Bitcoin, dikenal juga Ethereum, Ripple, Dogecoin, Litecoin dan Swiftcoin.

Editor: Gilang Galiartha

Baca :  Snowden: Jangan Pakai Google Allo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Tags: #Teknologi

Leave a reply "Melihat Mata Uang Digital Di Indonesia"

Author: 
    author