Mengapa Baterai Ponsel Bisa Meledak?

109 views

Mengapa Baterai Ponsel Bisa Meledak?

KOMPAS.com – Mengisi ulang daya pada baterai ponsel sejatinya yaitu kegiatan biasa dan tidak menyimpan bahaya. Namun, seandainya terjadi persoalan pada ketika pengisian tersebut, efeknya seringkali cepat dan fatal.

Contoh nyatanya masalah yg terjadi baru-baru ini. Sejumlah pengguna Samsung Galaxy Note 7 melaporkan ponsel mereka meledak atau terbakar ketika sedang melakukan pengisian daya.

Samsung pun segera bertindak cepat. Perusahaan yang berasal Korea Selatan itu menarik segala unit Galaxy Note 7 yg beredar di semua dunia, dan menawarkan pengganti pada pengguna yg memesan atau sudah membelinya.

Reaksi Samsung memang kelihatan heboh, mengingat skala penarikan unitnya yg begitu besar. Tapi di balik seluruh itu, sebenarnya penyebab ledakan masih belum jelas.

Bila memang ledakan disebabkan oleh baterai, sebagaimana dilansir KompasTekno dari Wired, Kamis (8/9/2016), sejumlah hal ini mulai merangkum alasan terjadinya peristiwa tersebut.

Alasan baterai meledak

Baterai lithium ion, terutama yg tak diproduksi dengan baik, memang cenderung berpotensi meledak atau terbakar. Penyebabnya adalah reaksi kimia yg terjadi di dalam baterai.

Singkatnya, dalam baterai tersebut terdapat arus listrik yg mengalir, dari anoda (kutub negatif) menuju katoda (kutub positif) dan melintasi elektrolit yg ada di antaranya. Aliran ini biasanya terus lancar, tanpa masalah. Tapi saat terjadi persoalan di tengahnya, efeknya mulai fatal.

“Ada dua hal berbahaya yg dapat terjadi,” terang Director of The Joint Center for Energy Storage Research di Argonne National Lab, George Crabtree.

“Salah satunya, Anda dapat saja kelebihan daya (overcharge), dahulu terjadi panas berlebih yg selanjutnya memicu reaksi kimia di anoda,” imbuhnya.

Bisa juga terjadi sebaliknya, merupakan ketika baterai sedang dipakai seperti biasa dan terjadi kelebihan panas yg memicu reaksi kimia di katoda.

Baca :  Bukalapak Pakai Kecerdasan Buatan Untuk Cegah Penipuan

Reaksi kimia tersebut, baik di anoda atau katoda, dapat terakumulasi hingga membuat suhu baterai naik. Ketika suhu semakin tinggi, sekitar 150 derajat celcius, maka baterai mulai terbakar.

Soal baterai Samsung

Kendati baterai lithium ion memiliki potensi terbakar dan meledak, sebenarnya peristiwa ini jarang terjadi.

Samsung, dan para pemasok bahan baku mereka mengetahui soal potensi terbakar ini, dan biasanya mereka memasang alat yg bisa mengantisipasinya.

“Di dalam baterai terdapat chip yg melindungi sirkuit dan dirancang buat mencegah kejadian itu (baterai terbakar atau meledak),” terang CEO iFixit, Kyle Wiens, yg sudah membongkar dan meneliti sendiri komponen dalam Galaxy Note 7.

“Tak ada satu yg baru. Bagian dalam Galaxy Note 7 tak mengandung hal tak banyak berbeda dibandingkan versi sebelumnya,” imbuh Wiens.

Sumber: http://tekno.kompas.com
Teknologi

Tags: #Teknologi

Leave a reply "Mengapa Baterai Ponsel Bisa Meledak?"

Author: 
    author