Mengenang Kejayaan Kopi Jakarta Di Warung Koffie Batavia

94 views

Mengenang Kejayaan Kopi Jakarta di Warung Koffie Batavia

JAKARTA, KOMPAS.com – Warung Koffie Batavia, sebelumnya adalah Koffie Warung Tinggi. Sejak Rabu kemarin, kafe yg terkenal dengan kopi peranakannya menetapkan mengganti nama yg lebih gampang diingat.

Warung Koffie Batavia sengaja menggunakan nama Batavia agar identik dengan Jakarta. Sementara nama Koffie agar masyarakat tak melupakan peran utama kota Batavia sebagai pusat perdagangan terbesar pada era kolonial Belanda.

Yudha Budhisurya, salah sesuatu direktur Warung Koffie Batavia menjelaskan bahwa betapa pentingnya Jakarta ini.

“Batavia dulu, bagi perdagangan kopi dan penanaman kopi di semua dunia pada ketika itu. Karena secara sejarah, Batavia memiliki peranan utama dan terjadi pada zaman Belanda,” katanya.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Suasana Warung Koffie Batavia di Grand Indonesia, Jakarta.

Saat KompasTravel mencicipi kafe ini di pusat perbelanjaan Grand Indonesia Jakarta, dekorasinya dibuat kental mulai nuansa kolonial Batavia.

Di area kafe kopi-nya, tertulis slogannya De Brenderij Van Kwaliteitskoffie yg artinya pembuat kopi berkualitas. Ornamen kafe juga diperhatikan secara detail buat tidak mengurangi nuansa kolonial.

Internal manajemen kafe para barista juga berbeda dengan manajemen dapur. Ini utama bagi menjaga kualitas makanan dan minuman. Yudha mengatakan, “Kami milik tim barista dan tim dapur beda total orangnya. Bahkan tak mampu saling menyeberang sesuatu sama lain”. 

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Pelanggan mampu tidak mengurangi es krim di setiap menu martabak di Warung Koffie Batavia, Jakarta.

Sejak berganti nama, Warung Koffie Batavia juga memperluas konsep. Yang tadinya cuma kafe sekarang menjadi kafe dan restoran. Warung Koffie Batavia juga bersiap menyajikan menu makanan berat bagi makan siang dan makan malam.

Menu favorit buat makanan berat adalah Nasi Goreng Kambing, Nasi Kuning, dan Lontong Cap Gomeh. “Kalau nongkrong masih. Pasti. Jadi makan apa pun, tamu pasti pesan kopi,” ujar Yudha.

Baca :  Taman Bermain Anak Dan Ruang Khusus Menyusui Ada Di Restoran Ini

Warung Koffie Batavia tidak mengurangi menu andalannya merupakan Es Kopi Peranakan. Minuman dingin ini adalah campuran kopi dan susu. Bedanya dengan Kopi Peranakan, minuman ini cuma ditambah es. Walau dengan es, cita rasa pekat dan pahit khas kopinya tetap terasa kuat. Kepekatannya juga tidak begitu saja mencair dilidah.

Adalagi camilan teman minum kopi adalah martabak es krim. Para pelanggan mampu memesan menu martabak, balik klasik maupun premium dengan ditambah es krim.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Warung Koffie Batavia ingin memosisikan diri sebagai warung kopi tempat nongkrong di Jakarta.

KompasTravel

sempat mencicipi martabak keju tambah es krim vanila dan taburan saos karamel. Rasanya campuran asin khas keju dicampur aroma manis khas vanila. Kadang muncul manis khas karamel. Walau dicampur manis, rasa asin kejunya tetap menguasai rasa di lidah.

Dalam waktu dekat, Warung Koffie Batavia mulai membuka gerainya di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta. “Kita ingin merambah selera nasional dulu. Mudah-mudahan kalau sukses dapat ke internasional,” tambah Yudha.

Sumber: http://travel.kompas.com
Wisata

Tags: #Wisata

Leave a reply "Mengenang Kejayaan Kopi Jakarta Di Warung Koffie Batavia"

Author: 
    author