Meski Risikonya Kecil, Studi Sebut Zika Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran

Meski Risikonya Kecil, Studi Sebut Zika Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran

Jakarta, Mikrosefali dan sindrom Guillain-Barre yaitu beberapa komplikasi berbahaya yg disebabkan oleh virus Zika. Temuan terbaru menemukan bahwa virus Zika juga dikaitkan dengan gangguan pendengaran, meski risikonya kecil.

Penelitian dikerjakan oleh Dr Marli Tenorio dan Dr Ernestp Marques dari Oswaldo Cruz Foundation di Pernambuco, Brasil, kepada 70 bayi yg ibunya positif mengidap Zika. Sekitar 6 persen dari 70 bayi tersebut diketahui mengalami gangguan pendengaran.

Peneliti menyampaikan gangguan pendengaran yg dialami bayi baru lahir memang tidak cuma dapat disebabkan oleh Zika. Beberapa infeksi virus lainnya yg menyerang ibu ketika hamil seperti rubella dan cytomegalovirus juga diketahui bisa menyebabkan gangguan pendengaran dan bahkan ketulian pada bayi.

Pakar: Secara Teori, Bisa Saja Zika Mewabah di Indonesia

“Yang ingin kalian sampaikan adalah bahaya yg ditimbulkan Zika sangat serius untuk ibu hamil,” tutur peneliti dalam jurnal yg diterbitkan Centers for Disease and Prevention (CDC) Amerika Serikat, dikutip dari Reuters.

Risiko gangguan pendengaran yg dialami bayi tak cuma terjadi ketika baru lahir. Peneliti juga menyebut bayi yg lahir dengan pendengaran normal dari ibu yg positif Zika juga harus diskrining secara rutin bagi meminimalkan risiko munculnya gangguan pendengaran.

Temuan menarik lainnya yg dilaporkan dalam jurnal The Lancet melihat dari 1.501 kasus, sesuatu per lima bayi yg diklasifikasikan sebagai normal sebenarnya memiliki mikrosefali. Alasan kenapa sebelumnya tidak ketahuan karena pada masa 30 pekan kehamilan kepala bayi telah berkembang sempurna sehingga ketika lahir ukurannya seolah-olah normal.

Baca juga: Seberapa Besar Risiko Penularan Zika dari Singapura ke Indonesia? Ini Kata Pakar

Profesor Cesar Victora selaku salah sesuatu peneliti dari Universidade Federal de Pelotas, Brazil, menyampaikan padahal saat diteliti lebih jauh pada masa 30 pekan kehamilan Zika masih mampu masuk dan merusak otak yg tengah berkembang.

Baca :  Pada Anak Ber-IQ Tinggi, Tayangan Kekerasan Berdampak Lebih Buruk

“Temuan kalian memamerkan bahwa di antara kehamilan yg terpengaruh oleh Zika dua fetus mampu milik abnormalitas otak dan mikrosefali, dua lainnya mungkin milik abnormalitas dengan ukuran kepala normal, dan lainnya tidak terpengaruh sama sekali,” kata Prof Victora.

“Sistem pengawasan yg ada bagi bayi baru lahir harus direvisi jangan cuma fokus pada mikrosefali dan ruam ketika hamil saja. Pemeriksaan buat seluruh bayi yg lahir pada masa epidemi ini harus dipertimbangkan,” pungkasnya.(mrs/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Kesehatan

Tags: #Kesehatan

Leave a reply "Meski Risikonya Kecil, Studi Sebut Zika Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran"

Author: 
    author