Negara Berkembang Sumbang 2 Miliar Pengguna Internet Baru Pada 2025

92 views

Negara berkembang sumbang 2 miliar pengguna internet baru pada 2025

Shenzhen, China (ANTARA News) – Negara berkembang diyakini mulai menyumbangkan tidak kurang dari beberapa miliar orang pengguna internet dalam perangkat mobile baru pada tahun 2025, sementara pada ketika bersamaan tidak kurang dari 500 juta rumah tersambung dengan internet.

Hal itu disampaikan Chief Strategy Marketing Officer Huawei Technologies Ltd, William Xu, dalam paparannya di ajang Huawei Global Analyst Summit 2017 di Shenzhen, China, Selasa.

“Kami memperkirakan pasar negara-negara berkembang mulai menyumbangkan beberapa miliar pengguna internet di perangkat mobile baru dan 500 juta rumah terhubung jaringan internet baru pada 2025,” kata Xu.

Sedangkan ketika ini, menurut Xu sebagian besar negara berkembang masih bertumbuh namun pemenuhan kebutuhan dasar komunikasinya masih jauh dari mencukupi.

Sehingga, ketika ini dari 4,7 miliar orang di negara berkembang, tiga miliar di antaranya tidak memiliki akses internet demikian juga 800 juta rumah.

Menurut Xu salah sesuatu hambatan terbesar dari pengembangan teknologi di negara berkembang adalah masih rendahnya tingkat rasio profitabilitas (RoI) dibarengi mahalnya ongkos akuisisi aset (Capex) maupn ongkos operasional (Opex) di negara setempat.

Meski demikian, Huawei ketika ini memiliki departemen khusus yg bertugas bagi mengembangkan solusi buat negara-negara berkembang yg antara yang lain menghasilkan aliansi industri semacam Indonesia FTTH Alliance (IFA) yg menyepakati pembangunan ultra-broadband di Indonesia demi mempercepat layanan digital ICT sekaligus meningkatkan kerja sama industri.

Lebih lanjut, Huawei juga berupaya buat mengembangkan teknologi inovatif seperti EasySite dan Mini OLT bagi mengurangi ongkos akumulasi jaringan.

Kemudian, Huawei juga menawaskan berbagai solusi seperti wireless-to-the-x (WTTx) buat menolong akumulasi jaringan broadband rumahan.

Baca :  Membuka Kardus Pembelian Moto M, Apa Saja Kelengkapannya?

Huawei juga menolong para operator mengembangkan layanan-layanan video dan semaamnya buat tidak mengurangi rata-rata pemasukan dari setiap pengguna layanan telekomunikasi.

Secara keseluruhan, dengan pengalaman di negara-negara maju, Huawei berusaha menularkan apa yg mereka miliki kepada negara-negara berkembang agar mampu meningkatkan kemampuan sekaligus mendorong kualitas layanan serta memangkas ongkos operasional dan pemeliharaan.

Di tengah tantangan besar yg menghadang pertumbuhan industri teknologi komunikasi dan keterangan (ICT), Xu mengungkapkan bahwa lewat upaya-upaya Huawei menolong negara berkembang tersebut sebagian investasi jaringan internet baru waktu balik modalnya dapat terpangkas dari proyeksi sembilan tahun menjadi empat tahun.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Tags: #Teknologi

Leave a reply "Negara Berkembang Sumbang 2 Miliar Pengguna Internet Baru Pada 2025"

Author: 
    author