Payung Teduh ‘Akad’: Menilik Arti Cinta Dalam Durasi 4 Menit

61 views

Payung Teduh ‘Akad’: Menilik Arti Cinta Dalam Durasi 4 Menit

Akad, jadi sebuah titik tertinggi untuk sepasang kekasih yg saling mencintai bagi kemudian dipersatukan dalam janji suci yg diucapkan sekali, seumur hidup. Namun sebelum mencapai titik tersebut, tentu ada banyak kisah cinta yg cuma mampu dikenang dalam memori kolektif. Inilah yg kemudian dibawa Payung Teduh dalam single terbarunya, Akad.

Saya sepakat seandainya Payung Teduh berhasil menyajikan musik yg unik meskipun memang terasa berbeda dengan apa yg mereka tawarkan dalam album DUNIA BATAS. Terlepas dari gaya bermusik yg sempat dipertanyakan oleh para penikmatnya, kali ini Is dan kawan-kawannya coba menyentuh sisi emosional para pendengar melalui suguhan audio-visual dari track Akad.

YouTube/Payung Teduh Official

Video diawali dengan sosok seorang bapak tua yg berprofesi sebagai sopir dari jasa transportasi online. Verse pertama pada lirik lagu ini kemudian direpresentasikan oleh para penumpang yg akan menaiki kendaraan tersebut, dengan ragam usia dan fase yg berbeda secara bergantian. Mulai dari sepasang kekasih, keluarga, sendiri dan lingkup pertemanan.

Sebagai kekuatan terbesar di alam semesta, cinta juga memiliki arti memberi tanpa menuntut buat kembali. Entah dalam konteks kebahagiaan ataupun kesedihan. Ya, 2 hal tersebut lah yg membangun serta mengiringi setiap kisah cinta manusia. Simak saja bagaimana verse kedua yg menggambarkan ketulusan hati dalam memberi kebahagiaan, berganti pada verse ketiga dan divisualisasikan dengan rasa sedih yg jatuh membasahi pipi.

YouTube/Payung Teduh Official

Kebahagiaan dan kesedihan, jadi sejumlah cerita yg harus ditempuh sebelum kami mencapai titik Akad. Pada bagian reff inilah Payung Teduh menggambarkan bagaimana akhirnya sepasang kekasih menetapkan bagi mengikat cinta mereka dalam janji suci pernikahan. “Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan, Berlarian kesana-kemari dan tertawa“, menggambarkan bagaimana kami menikmati setiap suka-duka dengan bahagia, bersama sosok terkasih.

Baca :  Rocket Rockers Dan Repvblik Tampil Special Di Pernikahan Raisa

Selain itu Payung Teduh juga menyelipkan kalimat klise di mana setiap ada pertemuan, mulai terus ada perpisahan. Semua itu tampak pada bait kedua di chorus. Entah siapa yg mulai lebih lalu meninggalkan pasangan, tetapi saat saatnya sudah tiba, cinta kan senantiasa mengiringi pasangan tersebut hingga maut memisahkan.

Semakin menarik saat menilik bagian akhir pada video klip Akad, di mana bapak tersebut menjemput anak perempuan buat merayakan ulang tahun pernikahannya bersama bayangan istri yg sudah lebih dahulu berpulang pada sang Khalik. “Izinkanku menjaga dirimu,” seakan berubah arti menjadi seseorang yg berusaha bagi tetap menjaga cinta pada almarhum yg tercatat dalam setiap memori kolektifnya.

Jika mengulas kembali dari detik awal hingga menit 4:16, secara cerdik Payung Teduh memakai mobil buat merepresentasikan timeline sekaligus perjalanan hidup bapak sopir tersebut. Begitu juga dengan para penumpang yg seolah mewakili setiap fase kisah cinta buat menemukan sosok untuknya melabuhkan hati dan menghabiskan hidup bersama. Agaknya tak perlu heran kenapa single Akad dapat menyentuh sisi emosional para pendengarnya. Bagaimana menurutmu?

Jangan Lewatkan Ini!

Mocca dan Payung Teduh Kolaborasi di Album ‘Urban GiGs X Unreleased Project 2017’

5 Konser Musisi Ini Bisa Jadi Hiburan Buat yg Kurang Piknik

4 Pertanda Kamu Butuh Nonton Soundrenaline 2017

Hari Terakhir ‘Indihome Prambanan Jazz Festival 2017’, Raisa x Isyana Tampil Memukau!

NDX AKA Goyang Penonton ‘Indihome Prambanan Jazz Festival 2017’

(kpl/ntn)

Sumber: http://musik.kapanlagi.com
Hiburan

Tags: #Hiburan

Leave a reply "Payung Teduh ‘Akad’: Menilik Arti Cinta Dalam Durasi 4 Menit"

Author: 
    author