Pelaporan Dandhy Laksono Berpotensi Ganggu Kebebasan Di Medsos

18 views

Pelaporan Dandhy Laksono berpotensi ganggu kebebasan di medsos

Jakarta (ANTARA News) – Pegiat media sosial, yg juga aktivis di jaringan kebebasan berekspresi SAFEnet, Damar Juniarto, menilai fungsi media sosial sebagai alat kontrol sosial dalam demokrasi mampu hilang seandainya orang yg mengemukakan pendapat di platform tersebut dilaporkan ke kepolisian.

Pendiri Watchdoc  Dandhy Dwi Laksono dilaporkan ke Polda Jawa Timur, karena dituduh menghina dan menebarkan kebencian terhadap Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Joko Widodo.

“Orang jadi berpikir, bicara salah kena, benar juga kena. Selalu ada peluang buat kena,” kata Damar ketika ditemui di jumpa pers dukungan terhadap Dandhy Dwi Laksono di Jakarta, Jumat.
Warganet menjadi dilema, di sesuatu sisi, mereka diminta berpartisipasi memberikan pendapat, tetapi tak mendapat jaminan perlindungan.
Aktivis Dandhy Dwi Laksono dilaporkan ke Polda jatim karena tulisannya di akun Facebook dianggap menghina Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Dandhy dalam tulisannya menyandingkan Aung San Suu Kyi dan peristiwa Rohingya dengan Megawati dan penangkapan warga Papua.
Jaringan aktivis yg antara yang lain terdiri dari perwakilan SAFEnet, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Aliansi Jurnalis Independen, Amnesty Internasional, LBH Pers dan LBH Jakarta menilai tulisan tersebut berupa kritik warga terhdap pejabat publik.
“Ketika mengatakan kritik berdasarkan data, menjadi pencemaran nama baik dan ujaran kebencian, bukan cuma pukulan terhadap warganet, tetapi juga juru kampanye sosial,” kata dia.
SAFEnet mencatat sepanjang 2016, terdapat 10 aktivis yg dilaporkan ke polisi. Hingga September 2017 ini, terdapat 6 aktivis yg dilaporkan.

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Baca :  Berapa Harga MacBook Pro Generasi Terbaru?

Tags: #Teknologi

Leave a reply "Pelaporan Dandhy Laksono Berpotensi Ganggu Kebebasan Di Medsos"

Author: 
    author