Pembiayaan Kendaraan Murah Lebih Berisiko Kredit Macet

32 views

Pembiayaan kendaraan murah lebih berisiko kredit macet
Jakarta (ANTARA News) –  Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli mengungkapkan risiko kredit macet atau non performing loan (NPL) banyak terjadi di segmen kendaraan murah atau entry level.

Hafid mengatakan, hal itu disebabkan keadaan keuangan masyarakat pembeli kendaraan murah di segmen entry level atau LCGC belum begitu stabil. Berbeda dengan pembeli kendaraan menengah hingga mewah yg cenderung memiliki perekonomian mapan.

“Kalau dari segmentasi motor, semakin rendah harganya maka semakin tinggi risikonya,” kata Hafid Hadeli kepada wartawan seusai konferensi pers ulang tahun ke-27 Adira Finance di Jakarta, Kamis.

“Sama juga seperti di mobil. Jika misalnya bicara pembeli CR-V dibandingkan LCGC tentu berbeda…Yang membeli (mobil) segmen lebih mahal, lebih bagus karena konsumennya telah mapan,” sambung dia.

Ia menambahkan kredit macet pada motor terus lebih besar dibandingkan pada mobil.

Kendati demikian, Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila menyatakan bahwa NPL atau kredit macet yaitu risiko yg tak mampu dihindari dalam perusahaan pembiayaan.

“Memang di bisnis ini jangan lihat NPL-nya tetapi lihat berapa orang yg mewujudkan mimpi-mimpinya. Akan ada nasabah yg bermasalah namun prosesnya telah standar dan telah ada komunikasi sebelumnya,” kata I Dewa Made Susila.

(Baca: Alasan mengapa kredit mobil dan motor bekas tetap diminati)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2017

Sumber: http://otomotif.antaranews.com
Otomotif

Baca :  Gaikindo: Jualan Mobil Adalah Segalanya

Tags: #Otomotif

Leave a reply "Pembiayaan Kendaraan Murah Lebih Berisiko Kredit Macet"

Author: 
    author