“Power Bank Dari Sampah” Menangi Lomba Teknologi Tepat Guna

34 views

“Power bank dari sampah” menangi lomba teknologi tepat guna

Bekasi, Jawa Barat (ANTARA News) – Baterai pengisi daya gadget atau “power bank” hasil daur ulang sampah yg diproduksi warga Kota Bekasi menjadi salah sesuatu pemenang lomba teknologi tepat guna yg diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun ini.

“Produk ini kalian rakit dari daur ulang limbah baterai laptop yg ada di lingkungan kita sejak 2016,” kata produsen power bank limbah batre, Joko Susilo (55), di Bekasi, Senin.

Pengisi daya berkapasitas 10 ampere itu dapat bertahan 10 jam pengisian. Joko bahkan sanggup memberikan garansi masa pakai produknya selama 12 bulan berdasarkan pemanfaatan bahan baku yg berkualitas.

“Kami selektif dalam memilah limbah baterai laptop. Biasanya komponen yg kita pilih berasal dari produk Samsung atau Sanyo,” kata Joko.

Limbah eletronik itu tak cuma dikumpulkannya dari bank sampah di lingkungan sekitar, namun juga dari pusat perbelanjaan eketronik di Bekasi dengan membelinya dari sejumlah pengusaha barang eletronik, pada harga Rp5 ribu-Rp10 ribu buat enam baterai.

“Motivasi aku dikarenakan limbah ini berbahaya karena kandungan mercury, timah dan racun kimia lainnya, sementara di Kota Bekasi belum ada sistem pengolahan yg optimal bagi limbah elektronik ini,” kata Joko.

Seluruh limbah itu diproduksi Joko menjadi teknologi tepat guna di rumahnya di Perumahan Tytyan Kencana, Blok Q1 Nomor 6 RT12, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

“Baterai laptop yg terbuang sebanyak 80 persen komponennya aku bongkar. Biasanya kerusakan terjadi pada integrated circuit (IC) yg kalian perbaiki secara manual,” kata dia.

Hasil daur ulang IC ini diklasifikasikannya ke dalam beberapa kategori. Kategori A, buat bahan baku power bank, dan kategori B buat aki sepeda eletrik.

Baca :  Menkominfo Ajak Pemimpin ASEAN Kolaborasi Kembangkan Ekonomi Digital

Power bank ini selanjutnya dilombakan dalam ajang Teknologi Tepat Guna pada 24 Agustus 2017 di Majelengka.

“Produk daur ulang sampah ini berhasil meraih penghargaan juara tiga dalam lomba ini setelah Sumedang dengan teknologi inverter dan Kota Bandung dengan teknologi konveksinya,” kata Joko yg diganjar hadiah Rp17 juta itu.

“Sejak menang lomba, permintaan power bank aku meningkat drastis sampai 30 unit dari sejumlah pelanggan yg dibandrol Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per unit,” kata dia.

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Tags: #Teknologi

Leave a reply "“Power Bank Dari Sampah” Menangi Lomba Teknologi Tepat Guna"

Author: 
    author