Renault Memperluas Pasar Di China Dengan Lima Mobil Listrik Terbaru

Renault memperluas pasar di China dengan lima mobil listrik terbaru
Paris (ANTARA News) – Produsen mobil Prancis, Renault, pada Jumat (6/10) waktu setempat mengumumkan rencana bagi launching lima model kendaraan bebas emisi sebagai bagian dari rencana memperluas pasar di China.

CEO Renault, Carlos Ghosn, menargetkan penjualan tahunan sebanyak lima juta kendaraan pada 2022, naik 44 persen dibandingkan 3,47 juta unit yg terjual pada 2016, dan pendapatan lebih dari 70 miliar euro (sekitar Rp945,3 triliun).

Renault, yg bergabung dengan perusahaan Jepang Nissan dan Mitsubishi, ingin mengurangi ketergantungannya di pasar Eropa, yg menyumbang lebih dari setengah dari penjualannya tahun lalu.

Mempresentasikan rencana strategis lima tahun perusahaan tersebut, Ghosn menargetkan buat meningkatkan penjualan di luar Eropa hingga beberapa kali lipat, dengan fokus khusus di China.

Sejak 35.000 kendaraan terjual di pasar mobil terbesar di dunia tersebut pada 2016, produsen mobil itu memutuskan target penjualan ambisius lebih dari setengah juta kendaraan di Tiongkok pada 2022, meningkat lebih dari sepuluh kali lipat.

“Kemarin kita pendiri (mobil listrik), ketika ini kita pemimpin dunia,” ucap Ghosn, mengacu kepada aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, seperti dilansir AFP.

Ia menambahkan bahwa tujuannya ketika ini adalah membuat teknologi mobil ramah lingkungan yg menguntungkan.

Kunci peningkatan penjualannya terletak pada mobil listrik dan mobil murahnya. Dari tiga model yg ada ketika ini, Renault ingin meningkatkan jajaran kendaraan bebas emisi bertenaga baterai menjadi delapan model secara keseluruhan pada 2022, demikian AFP.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © 2017

Sumber: http://otomotif.antaranews.com
Otomotif

Baca :  Tips Berkendara Aman Dari Marquez-Pedrosa

Tags: #Otomotif

Leave a reply "Renault Memperluas Pasar Di China Dengan Lima Mobil Listrik Terbaru"

Author: 
    author