Seminar Budaya Sukasada Bahas Eksistensi Lontar

19 views

Seminar Budaya Sukasada bahas eksistensi lontar

Singaraja (ANTARA News) – Panitia Kegiatan Seni Budaya Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, menggelar seminar membahas eksistensi lontar abad ke-21, yg melibatkan akademisi, praktisi budaya, dan masyarakat umum.


“Latar belakang diadakanya seminar budaya ini adalah karena jumlah lontar (teks kuno) yg terdata di wilayah kecamatan telah cukup banyak yakni mencapai ratusan lontar,” kata Camat Sukasada I Made Dwi Adnyana, Kamis.

Seminar juga diharapkan sebagai upaya agar para pemilik lontar bisa tidak mengurangi wawasan dan pengetahuan terkait dengan keberadaan lontar yg sarat dengan nilai-nilai kehidupan dan multidisiplin ilmu

Secara umum masyarakat Bali sudah meresapi isi yg terkandung dalam lontar. Bagi peminat dan pencipta seni pertunjukkan sesungguhnya sudah tersirat pemahaman terhadap lontar lewat dialog-dialog para tokoh yg ada di dalamnya sekaligus mencerminkan ajaran budi pekerti dan kebenaran yg pada intinya bersumber pada lontar sebagai bahan rujukan atau pedoman dalam perannya selaku tokoh seni pertunjukan.

“Hal ini kelihatan pada sejumlah lakon sendratari Ramayana, Mahabharata, Tantri, seni Arja, Wayang, Drama Gong, dan sebagainya,” kata dia.

Lebih konkret lagi kelihatan dalam kegiatan seni mabebasan yg dikerjakan oleh sejumlah sekaha santi dalam upacara piodalan di Pura (tempat suci Hindu).

“Di sinilah sesungguhnya terjadi demikian kuat antara tradisi lisan dan tulis terhadap lontar tersebut. Seseorang yg dapat membaca teks kakawin dalam lontar atau buku yg bersumber dari lontar, mulai tercermin sebuah tradisi tulis yg sangat kuat,” kata dia.

Dengan demikian, kata dia, lontar sebagai sebuah kekayaan Intlektual masyarakat Bali di abad modern ini harus dijaga dan dikembangkan buat kesejahteraan masyarakat, bukan sebaliknya cuma dianggap sebagai benda pusaka saja.

Baca :  Harumkan Nama Indonesia, V1MAST Garap Lagu Bertema Nasionalisme

“Sehingga kita berharap bahwa kekayaan intelektual masyarakat Bali yg sangat adi luhung ini mampu dilestarikan dan dirasakan kebermanfaatannya buat masyarakat Bali umumnya dan Masyarakat Kecamatan Sukasada khususnya,” demikian Dwi Adnyana. 

Editor: Gilang Galiartha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Hiburan

Tags: #Hiburan

Leave a reply "Seminar Budaya Sukasada Bahas Eksistensi Lontar"

Author: 
    author