Sering Gunakan Obat Pereda Nyeri? Awas Kena Serangan Jantung

94 views

Sering gunakan obat pereda nyeri? awas kena serangan jantung

Jakarta (ANTARA News) – Penggunaan obat pereda rasa nyeri salah satunya ibuprofen terlalu sering, misalnya sekali dalam seminggu mampu meningkatkan risiko terkena serangan jantung, menurut sebuah studi.

Peneliti dalam studi yg dipublikasikan dalam jurnal British Medical (BMJ) itu mengatakan, peningkatan risiko terkena serangan jantung mampu mencapai 50 persen, di minggu-minggu awal penggunaan.

“Entah diberi resep obat pereda nyeri misalnya ibuprofen ataupun membeli sendiri di apotek, Anda harus waspada risiko (serangan jantung) dan obat-obatan alternatif harus dipertimbangkan,” ujar Dr Mike Knapton dari British Heart Foundation.

Sebelumnya, penelitian dari Kanada, Finlandia dan Jerman mengungkapkan hal serupa, bahwa risiko terkena serangan jantung paling tinggi terjadi di pekan awal penggunaan.

Penggunaan dosis tinggi yakni lebih dari 1.200 mg per hari ibuprofen telah masuk dalam kategori berbahaya.

Hanya saja, para peneliti belum menemukan hubungan sebab-akibat antara obat pereda nyeri dan serangan jantung. Risiko serangan jantung mampu saja berawal dari keluhan yg dialami seseorang dahulu dia mengonsumsi obat pereda nyeri, bukan karena obat itu sendiri. Demikian seperti dilansir the Telegraph.

Serangan jantung yaitu keadaan medis serius yg terjadi karena suplai darah ke jantung terhambat. Gejala yg umum dirasakan antara yang lain sesak nafas, nafas menjadi pendek, rasa cemas berlebih.

(Baca: Golongan darah beritahu risiko munculnya persoalan jantung)

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Hiburan

Baca :  Stres? Coba Konsumsi Buah Dan Sayuran

Tags: #Hiburan

Leave a reply "Sering Gunakan Obat Pereda Nyeri? Awas Kena Serangan Jantung"

Author: 
    author