Sophia, Robot Cantik Yang Hadir Di Konferensi PBB

48 views

Sophia, robot cantik yang hadir di konferensi PBB

New York (ANTARA News) – Konferensi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengundang peserta istimewa berpenampilan cantik ketika membahas tentang pembangunan berkelanjutan.
Peserta yg hadir mungkin menganggap wanita tersebut adalah salah sesuatu peserta, seandainya mereka tak memperhatikan kerlap-kerlip lampu dan kabel warna-warni yg ada di punggung dan kepalanya.
Sophia atau Sophy, demikian nama yg diberikan penciptanya kepada robot cantik itu, berhasil memperkuat tema yg sedang dibahas, yakni Pembangunan Berkelanjutan di Era Perubahan Teknologi yg Cepat.
Sophy adalah robot humanoid wanita yg dikembangkan oleh Hanson Robotics. 
Secara luas diakui bahwa kecepatan dan kemajuan teknologi semakin meningkat. Pada 2030, tahun di mana target buat mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dunia mulai mengalami perubahan dalam ranah interaksi manusia sehari-hari.
Banyak perubahan yg sudah terjadi memiliki dampak mendalam pada ekonomi, masyarakat dan ekosistem kita, kata para peserta pada meeting tersebut.
Proses pengolahan industri menjadi semakin otomatis dan robotik, di mana campur tangan manusia semakin terbatas.
Pertumbuhan yg cepat dalam kumpulan data yg besar, termasuk kapasitas penyimpanan dan penggunaannya, menawarkan sumber baru bagi penelitian, analisis dan pemecahan masalah, sekaligus mampu digunakan oleh penjahat siber.
Sistem komputasi yg difasilitasi oleh kemajuan internet yg berkolaborasi dengan 5G, data besar dan nanotech, juga mulai menjadi pendorong penting perubahan. 
“Kita mungkin benar-benar berada di awal dari apa yg sudah disebut sebagai ‘Revolusi Industri Keempat’,” demikian penyelenggara mencatat seperti dikutip Xinhua.
Di banyak bidang ini, pertanyaan etika muncul seputar potensi kemajuan teknologi bagi melampaui kebijakan serta peraturan, dan dalam prosesnya, merongrong norma-norma sosial. 
Sementara, banyak kemajuan menjanjikan komitmen besar buat pembangunan berkelanjutan dan pemberantasan kemiskinan, mereka juga berisiko meninggalkan sebagian besar dunia dalam konteks global di mana ketidaksetaraan sudah dirasakan secara tajam.
Untuk mengatasi tantangan ini dan menempa solusi buat memakai perubahan teknologi sebagai katalisator untuk pembangunan inklusif, Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC) dan Komite Kedua Majelis Umum mulai menyelenggarakan sebuah meeting gabungan mengenai “Masa Depan Segalanya – Pembangunan Berkelanjutan di Era Perubahan Teknologi Cepat. “
Diskusi mulai fokus pada praktik terbaik dan inisiatif baru sehubungan dengan perkembangan terakhir di bidang ini, termasuk bagaimana pembuat kebijakan dan mitranya mampu memanfaatkan kemajuan sains dan teknologi, sambil meminimalkan konsekuensi negatif.

Penerjemah: Sella Panduarsa Gareta

Baca :  Pertengkaran CEO Uber Dengan Sopir Uber Terekam Kamera

Editor: Ida Nurcahyani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Tags: #Teknologi

Leave a reply "Sophia, Robot Cantik Yang Hadir Di Konferensi PBB"

Author: 
    author