TMMIN Harap Ketegangan Negara-negara Teluk Tak Ganggu Ekspor

85 views

TMMIN harap ketegangan negara-negara Teluk tak ganggu ekspor

Karawang, Jawa Barat (ANTARA News) – PT Toyota Motors Manufacturing Indonesia (TMMIN) berharap ketegangan yg terjadi antara Qatar dengan sejumlah negara-negara Teluk tak menganggu aktivitas ekspor mereka ke wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono, kepada ANTARA News, ketika ditemui di Pabrik TMMIN Karawang, Jawa Barat, Senin.
“Ya mulai kita lihat lah dampaknya seperti apa, kita sh berharap tak terjadi dampak sedemikian signifikan,” kata Warih.
“Mudah-mudahan hanya sampai di urusan politik saja ” ujarnya menambahkan.
Pekan lalu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, Bahrain dan dua negara Teluk lainnya, menetapkan hubungan dengan Qatar atas tuduhan kerajaan itu mendanai kelompok ekstremis dan milik huungan dengan Iran, musuh bebuyutan Arab Saudi di kawasan itu,
Sementara, kawasan Timur Tengah termasuk negara-negara Teluk yaitu kawasan tujuan ekspor terbesar TMMIN selama ini, termasuk mencapai kisaran 40 persen pada 2016 lalu.
Oleh karena itu, Warih dan TMMIN memantau betul perkembangan keadaan ketegangan antara negara-negara Teluk yg diharapkan tak menimbulkan dampak buruk buat perdagangan termasuk arus ekspor.
“Mungkin itu yg kalian lihat dan perhatikan benar dampaknya, karena Arab Saudi itu negara tujuan ekspor terbesar kita di Timur Tengah. Sekira 60-70 persen dari total Timur Tengah di Arab Saudi,” kata Warih.
Sementara itu, GM Ekspor Impor TMMIN, Ari Syamsudin, mengungkapkan pihaknya selama ini memang menempatkan Qatar sebagai rute terakhir dalam ekspor mobil-mobil produksi mereka ke negara-negara Timur Tengah.
“Jadi memang rutenya juga Qatar terus terakhir, ke negara-negara yang lain dahulu seperti Uni Emirat Arab,” kata Ari.

Editor: Tasrief Tarmizi

Baca :  Toyota New Venturer Telan Investasi Rp95 Miliar

COPYRIGHT © 2017

Sumber: http://otomotif.antaranews.com
Otomotif

Tags: #Otomotif

Leave a reply "TMMIN Harap Ketegangan Negara-negara Teluk Tak Ganggu Ekspor"

Author: 
    author