TNBNW Lokasi Paling Eksotis Pemotretan Satwa Liar

113 views

TNBNW Lokasi Paling Eksotis Pemotretan Satwa Liar

GORONTALO, KOMPAS.com –  Memotret satwa di habitat aslinya menjadi tren para fotografer di Gorontalo. Tempat yg paling favorit adalah Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW).

Para fotografer umumnya menjadikan burung, primata, atau satwa lainnya yg ditemui ketika menjelajah kawasan hutan atau kebun warga. Selain itu juga serangga menjadi obyek yg menarik ketika difoto makro.

“Saya suka yg natural, alami. Saat sedang memotret di hutan aku berinteraksi dengan alam secara langsung, menikmati udara segar,” kata Idris Mertosono, penggiat fotografi, Sabtu (3/12/2016).

Fotografi satwa liar di Gorontalo akan marak ketika Idham Ali dan sejumlah penyuka fotografi lainnya dari Masyarakat Fotografi Gorontalo (MFG) melakukan pemotretan di hutan-hutan Gorontalo. Mereka memasuki Taman Nasional Bogani Nani Wartabone bagi memotret Tarsius tarsier, Macaca nigrescens, Julang Sulawesi (Aceros cassidix) dan burung lainnya.

“Saya merekomendasikan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone seandainya ada yg ingin memotret satwa liar,” ujar Idham Ali.

Taman Nasional ini tak jauh dari Kota Gorontalo, perjalanan pemotretan satwa liar mampu dikerjakan dalam sesuatu hari perjalanan. Bisa memakai mobil atau motor dengan jarak tempuh kurang dari 1 jam.

Jika memakai mobil, kendaraan harus diparkir di desa seberang sungai, kemudian dilanjutkan naik ojek atau jalan kaki melalui jembatan gantung di atas Sungai Bone.

Tidak bakal menyesal buat menjelajah taman nasional ini. Hutannya yg masih perawan dan terlindungi sebagai daerah konservasi yaitu rumah yg nyaman buat banyak satwa.

Dari desa terakhir, Tulabolo, Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, pengunjung jalan kaki melewati jalan setapak yg dijadikan jalur penting masyarakat Kecamatan Pinogu di dalam kawasan. Warga sesuatu kecamatan ini berada di tengah lebatnya hutan taman nasional sebagai daerah enclave.

Luas taman nasional seluruhnya 287.115 hektar, yg meliputi 2 provinsi, 117.115 hektar berada di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara dan 110.000 hektar ada di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Baca :  Daftar Promo Penerbangan Domestik Di Kompas Travel Fair 2016

Satu setengah jam berjalan kaki mulai menemukan kawasan peneluran burung Maleo (Macrocephalon maleo) yg sangat luas, daerah ini biasa disebut Hungayono. Berada di samping Sungai Bone yg jernih, terdapat panas bumi. Rekahan tanah di sini mengalirkan air panas.

Dari panas bumi inilah burung-burung Maleo menitipkan telurnya bagi ditetaskan. Mereka menggali tanah lembut hingga kedalam yg diinginkan dan menimbun sebutir telur yg kelak menetas dan berjuang sendiri keluar dari timbunan tanah hangat.

Sumber: http://travel.kompas.com
Wisata

Tags: #Wisata

Leave a reply "TNBNW Lokasi Paling Eksotis Pemotretan Satwa Liar"

Author: 
    author