Toyota Pertimbangkan Produksi Innova Dan Avanza Hibrid

78 views

Toyota pertimbangkan produksi Innova dan Avanza hibrid

Jakarta (ANTARANews) – Tidak tertutup kemungkinan dalam jangka menengah maupun panjang Toyota bakal membuat kendaraan legendaris Kijang Innova dan Avanza dengan mesin berteknologi hibrid yg hemat energi dan ramah lingkungan.

Sinyal itu disampaikan Presdir PT Toyota Astra Motor (TAM) Yoshihiro Nakata pada bincang santai dengan sejumlah media di Jakarta, Senin malam. 

“Kami harus mempertimbangkan hal itu (membuat mobil hibrid), khususnya Innova dan Avanza,” ujarnya. 

Kedua kendaraan serbaguna (MPV) Toyota tersebut masuk dalam kategori kendaraan terlaris di Indonesia. 

Menurut Eksekutif GM Perencanaan Pemasaran TAM F Soerjopranoto, di tengah pasar Indonesia yg penuh tantangan ketika ini penjualan Avanza masih menembus 10 ribu unit per bulan, sedangkan Innova mencapai 4.000 – 5.000 unit per bulan. 

“Avanza masih memberi kontribusi penjualan terbesar, kemudian Calya, dan Innova,” ujar Suryo, sapaan akrab F Soerjopranoto. 

Sejak diluncurkan pertama kali tahun 1977, Kijang yg sebelumnya yaitu kendaraan yg dirancang khusus buat pasar Indonesia itu, kini menjelma menjadi kendaraan global Toyota dengan nama Innova. 

Data TAM memamerkan hingga ketika ini lebih dari 1,75 juta mobil Kijang sudah terjual di Indonesia. 

Wajar kiranya bila Presdir TAM Yashihiro Nakata mempertimbangkan, terutama Innova disematkan mesin berteknologi hibrid Toyota yg sudah mendunia. 

“Memang belum dilakukan. Tapi kalian harus pertimbangkan,” katanya. 

Nakata juga mengakui Toyota terus melakukan riset sebelum membuat kendaraan, termasuk dalam membuat mobil hibrid yg terjangkau. “Namun pengembangannya masih jauh,” katanya.

Untuk memperkenalkan keandalan teknologi hibrid, Toyota sudah memasarkan Camry dan Alphard hibrid di Indonesia. 

Nakata nampak yakin dengan industri dan pasar otomotif yg selalu tumbuh, Toyota bakal mengembangkan teknologi hibrid pada mobil yg diproduksi di Indonesia, terutama Innova yg menjadi kendaraan global yg sudah diekspor ke mancanegata.

Baca :  Toyota Tidak Pasang Target Khusus Di GIIAS

Namun pengembangan mobil hibrid tersebut juga tergantung pada kebijakan pemerintah. Tidak cuma soal insentif, Nakata juga menyinggung soal kualitas bahan bakar, mengingat Indonesia masih memakai standar emisi gas buang Euro2. 

Di Jepang, Amerika, dan Eropa, dimana penjualan mobil hibrid sangat laku, dukungan kebijakan pemerintah sangat mempengaruhi pengembangan mobil ramah lingkungan tersebut. 

Sementara itu Presdir PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono menyampaikan pada intinya produksi kendaraan Toyota ke depan mulai berbasis efisiensi bahan bakar. 

“Kata kuncinya produksi line up kendaraan hemat bahan bakar pada 2020,” ujarnya. 

Peta jalan menuju produksi  Innova dan Avanza hibrid nampaknya tengah dirancang bagi memperkuat citra dan penguasaan pasar Toyota terutama di Indonesia. 

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © 2017

Sumber: http://otomotif.antaranews.com
Otomotif

Tags: #Otomotif

Leave a reply "Toyota Pertimbangkan Produksi Innova Dan Avanza Hibrid"

Author: 
    author