UD Trucks Ingin Kuasai Pasar Truk Medium Jatim 2020

24 views

UD Trucks ingin kuasai pasar truk medium Jatim 2020
Malang (ANTARA News) – UD Trucks bertekad bagi menguasai pangsa pasar truk medium di Jawa Timur pada tahun 2020, dengan mengandalkan berbagai keunggulan, termasuk teknologi yg bisa menghemat bahan bakar dan ban kendaraan.

Menurut Direktur Pemasaran PT Volvo Indonesia, Jurn Terpstra, UD Trucks ketika ini berada di posisi kedua terbesar di wilayah Jatim. 
“Kami selalu berupaya menempati posisi pertama pada 2020,” kata Jurn Terpstra di Malang, Selasa. 

Ia optimistis dengan berbagai keunggulan yg dimiliki UD Trucks, di antaranya penggunakan teknologi UD Telematics Services, target 2020 itu mulai tercapai, apalagi pasar truk medium ketika ini mencapai 8.000 per tahun buat Pulau Jawa, kecuali Jakarta.
Sementara Jatim, menjadi ceruk pasar truk medium terbesar di Jawa (kecuali Jakarta), dengan kisaran 70 persen.

Lebih lanjut, penggunaan teknologi UD Telematics Services tersebut dapat dimanfaatkan bagi berbagai keperluan, seperti melihat konsumsi dan efesiensi bahan bakar pada setiap pengemudi, laporan yg gampang dimengerti, keterangan penggunaan bahan bakar yg menyimpang, evaluasi pengemudi terkait rincian perjalanan lengkap dengan detil konsumsi bahan bakar.

Menurut dia, persoalan bahan bakar sangat utama karena hampir 50 persen biaya bagi sektor itu. 

“Semakin efisien, semakin menguntungkan perusahaan,” ujarnya.

Kepala Manajemen Produk PT Volvo Indonesia Theo Wibisono menambahkan melalui penggunakan teknologi UD Telematics Services, pemilik kendaraan dapat mengendalikan biaya bahan bakar, meningkatkan produkitivitas pengemudi, memantau armada dan pengemudi, mengurangi pekerjaan administrasi, dan mendukung pengemudi.

Ada sejumlah fitur yg memberikan kemanfaatan untuk perusahaan maupun pemilik UD Trucks tersebut, di antaranya fitur track and trace yg bisa memetakan armada di peta, memantau kendaraan pada periode tertentu, ringkasan perjalanan pada periode tertentu, kecepatan maksium pada periode tertentu, dan status kendaraan.

Baca :  Oktober, Mitsubishi Xpander Mulai Didistribusikan Ke Konsumen

Sedangkan fitur sopir (driver) ID, mampu membedakan data dalam UD Telematics Services per sopir serta mendaftarkan sopir dan mengunduh data sopir ID sendiri. Teknologi tersebut ketika ini juga dipakai bagi kendaraan di Eropa.

Jika ada persoalan kendaraan selama di jalan, Manajer UD Trucks Cabang Malang Sudarmanto menegaskan bengkel mobile dari Astra mulai menolong memperbaiki truk yg bermasalah tersebut. 

“Kami mulai menolong dan petugas kita mulai segera meluncur ke titik lokasi truck yg bermasalah tersebut,” ucapnya.

UD Trucks juga memakai teknologi Bogie Lift dan Telematics. Teknologi tersebut berjalan dengan menaikkan axle atau ban bagian belakang saat tak ada muatan atau muatannya kecil, yang bisa menghemat penggunaan bahan bakar truk.

Bogie Lift juga memberikan keuntungan buat pengguna truk Quester UD Trucks karena memperpanjang umur ban belakang. Selain itu, seandainya dalam kondisi ban belakang dinaikkan, belok atau putar balik jadi lebih gampang dibandingkan saat full ban.

Sedangkan teknologi Telematics adalah teknologi buat mengontrol truk secara daring dan real time. UD Telematics Services memakai sistem GPS yg tersambung pada server data dan dapat diakses oleh pemilik truk bagi memonitor truknya.

“Teknologi ini tersertifikasi oleh Volvo dan tak mulai mengalami hilang sinyal meski di lokasi terpencil, misalnya di sepanjang pantai, karena kalian memakai provider dari Swedia, Telenor, dan salah sesuatu provider Indonesia,” ucapnya.

Editor: Gilang Galiartha

COPYRIGHT © 2017

Sumber: http://otomotif.antaranews.com
Otomotif

Tags: #Otomotif

Leave a reply "UD Trucks Ingin Kuasai Pasar Truk Medium Jatim 2020"

Author: 
    author