UII Lestarikan Seni-budaya Islam Di Indonesia

158 views

UII lestarikan seni-budaya Islam di Indonesia
Yogyakarta (ANTARA News) – Universitas Islam Indonesia Yogyakarta menyelenggarakan Festival Hadrah 2017 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah sebagai salah sesuatu upaya melestarikan seni dan budaya Islam di Indonesia.

“Melalui festival itu diharapkan bisa merangkul berbagai kalangan dan ikut menyosialisasikan seni-budaya Islam,” kata Wakil Rektor III Universitas Islam Indonesia (UII) Agus Taufiq di Auditorium Kahar Mudzakkir UII Yogyakarta, Selasa.

Pada pembukaan Festival Hadrah 2017 dalam Milad ke-74 UII, Agus mengatakan, UII tak cuma mengembangkan aspek keilmuan, keagamaan, dan keilmiahan, tapi juga seni-budaya.

“Kami berharap festival hadrah itu menjadi awal yg baik buat seluruh lini di UII, dan bisa mewarnai kehidupan kampus,” kata Agus Taufiq.

Ketua Bidang Seni dan Budaya Milad ke-74 UII Hanindya Kusuma Artati mengatakan, Festival Hadrah 2017 itu yaitu penyelenggaraan yg kedua kali, setelah sukses diselenggarakan pada Milad Ke-73 UII pada 2016.

“Hadrah berasal dari perkataan Arab merupakan dzikir yg disertai oleh rebana kecil atau sejenis puisi rakyat yg mempunyai unsur-unsur keagamaan,” katanya.

Contohnya, puisi atau lagu yg dinyanyikan saat orang Madinah menyambut kedatangan Nabi Muhammad SAW dari Mekkah yg dikenal sebagai lagu “Talla-an Badrunalaina”.

Menurut dia, festival itu memperebutkan tropi dan hadiah total sebesar Rp18 juta, dan peserta tak dipungut biaya pendaftaran. Hal itu sebagai wujud apresiasi UII terhadap kesenian Islam di Indonesia.

“Kriteria penilaian dalam festival itu meliputi penampilan, musik, dan vokal. Juri dalam festival itu adalah Anas Fahrudin, Supriyati Hardi Rahayu, dan Ahmad Rony Suryo Widagda,” katanya.

Ia mengatakan, penyelenggaraan festival itu mendapatkan respons positif dari masyarakat, yg tampak dari banyaknya kelompok hadroh yg mendaftar.

Baca :  Tampil Tanpa Brian Di WTF 2016, Sheila On 7 Tetap Memukau

Setelah dikerjakan verifikasi ketentuan dan syarat pendaftaran, panitia penyelenggara memutuskan 27 kelompok hadroh yg bisa tampil.

“Kelompok itu berasal dari Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta, DIY, serta Kabupaten Banjarnegara, Semarang, Salatiga, Klaten, dan Wonosobo, Jawa Tengah,” kata Hanindya.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com
Hiburan

Tags: #Hiburan

Leave a reply "UII Lestarikan Seni-budaya Islam Di Indonesia"

Author: 
    author