Uji Sampel Manusia Purba Hasilnya Belum Jelas

106 views

Uji sampel manusia purba hasilnya belum jelas

Baturaja (ANTARA News) – Pengambilan sampel tulang dan gigi kerangka manusia purba di Gua Harimau, Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yg dikerjakan Tim Biologi Molekuler Eijkman Jakarta, hasilnya belum jelas.

Hasil uji sampel tulang dan gigi manusia purba dan pengambilan sampel darah warga desa setempat dua waktu dulu sampai ketika ini belum ada kejelasan, kata Kadisporabudpar Ogan Komering Ulu (OKU), Paisol Ibrahim di Baturaja, Jumat.

Dengan belum adanya hasil tes sampel tersebut, kata Paisol, pihaknya belum mengetahui apakah ada kesamaan DNA atau tidak, karena baru mulai mampu diketahui seandainya telah ada hasil tes sampel darah kemarin.

Kadisporabudpar menjelaskan dalam waktu dekat rencananya ada peneliti dari Australia bersama tim Arkeolog pusat Prof Dr Truman Simanjuntak yg mulai tiba ke Gua Harimau.

Sementara Prof Dr Truman Simanjuntak, ketika dihubungi melalui telepon terkait hasil penelitian tes Deoxyribonucleat Acid (DNA) manusia purba–yang diperkirakan hidup ribuan tahun dahulu dengan masyarakat menetap di Padang Bindu–, mengaku hasil penelitian itu sampai ketika ini belum dapat diketahui.

“Sampai ketika ini belum ada, karena penelitian itu masih dalam pengkajian. Rencananya memang mau ke Baturaja bagi melanjutkan penelitian di Gua Harimau, namun waktu tepatnya belum dapat aku pastikan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, tim peneliti dua waktu dulu melakukan pengambilan sampel darah penduduk asli setempat meneliti apakah ada keterkaitan kekerabatan dengan manusia penghuni gua dan tahap pertama diambil sampel DNA sesuatu atau beberapa warga setempat.

Pihaknya telah mengambil sampel empat kerangka manusia prasejarah di Situs Padang Bindu Gua Harimau bagi dikerjakan tes DNA.

Baca :  Kominfo Imbau Antisipasi Ransomware Petya

Sampel yg diambil bagi tes DNA ini meliputi remolar bawah (gigi), tulang femor kiri, premolar bawah kiri, dan diafisis femor kiri (tulang paha). DNA yg telah diisolasi ini dibawa ke laboratorium bagi dikerjakan tes, katanya.

Sementara data yg dihimpun, di Goa Harimau dua bulan dulu ditemukan 78 individu kerangka manusia diperkirakan berusia 3.000 tahun-60.000 tahun dengan bentuk dan ras berbeda, akan dari ras mongoloid dan ras astronimelanisia.

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com
Teknologi

Tags: #Teknologi

Leave a reply "Uji Sampel Manusia Purba Hasilnya Belum Jelas"

Author: 
    author