Ultah Kelenteng, Umat Konghucu Di Banyuwangi Berdoa Untuk Indonesia

123 views

Ultah Kelenteng, Umat Konghucu di Banyuwangi Berdoa untuk Indonesia

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Ribuan umat Konghucu berdoa buat keselamatan Indonesia pada puncak perayaan ulang tahun bertahtanya Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin 101 di Tik Liong Tian, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (7/12/2016) malam.

Ribuan umat yg tiba berasal dari Jawa, Bali dan Lombok dan berdoa di upacara sembayang sujud bhakti yg digelar setiap setahun sekali.

“Untuk tahun ini kita fokuskan berdoa bagi Indonesia dan pemimpin-pemimpinnya agar diberi kekuatan, kedamaian dan selalu dapat menjaga persatuan karena dua pekan terakhir kondisi Indonesia sedang panas dan bergejolak,” kata Yanur Hariono, ketua panitia kegiatan kepada Kompas.com.

Selain menggelar doa bersama, mereka juga menggelar bakti sosial pemberian sembako bagi masyarakat yg tak bisa serta “nanggap” wayang kulit semalam suntuk di halaman kelenteng yg telah ada sejak tahun 1915.

Pada malam puncak perayaan, juga ditampilkan tari kolosal Puputan Bayu yg menceritakan perjuangan rakyat Blambangan mengusir penjajah. “Ini adalah wujud saling menghargai dan memamerkan keberagaman yg ada di Banyuwangi,” jelasnya.

Kelenteng Tik Liong Tian didirikan oleh Lin Jin Feng, salah seorang pedagang di wilayah Rogojampi, Banyuwangi pada tahun 1915. Awalnya kelenteng pribadi tersebut adalah dibangun sendiri oleh pemiliknya di belakang rumah tinggalnya dan pada tahun 1958.

Selanjutnya dibuka sebagai kelenteng umum setelah diberikan dan dikelola oleh Perhimpunan Warga China yg ada di Banyuwangi.

Selain buat berdoa, kelenteng yg berada tepat di Pasar Rogojampi tersebut juga tidak jarang dijadikan kegiatan festival keagamaan serta pendidikan bahasa Mandarin serta pusat kegiatan masyarakat Tionghoa yg ada di Banyuwangi. 

Baca :  Sensasi Kuliner Tempo Dulu Hadir Di Lamongan

Sumber: http://travel.kompas.com
Wisata

Tags: #Wisata

Leave a reply "Ultah Kelenteng, Umat Konghucu Di Banyuwangi Berdoa Untuk Indonesia"

Author: 
    author