Waspada, Kegemukan Berisiko Terserang Lebih Dari Satu Kanker

138 views

Waspada, Kegemukan Berisiko Terserang Lebih dari Satu Kanker

Jakarta, Obesitas atau kegemukan memang harus dihindari karena terbukti memicu beragam penyakit, salah satunya kanker. Bahkan sebuah studi mengatakan, obesitas dapat meningkatkan risiko seseorang buat terserang 13 macam kanker.

Namun penelitian terbaru dari Korea Selatan juga menyampaikan seseorang yg mengalami kegemukan rentan didiagnosis dengan kanker macam yang lain dalam waktu yg tidak berjauhan.

Fakta ini diperoleh setelah peneliti mengamati 240.000 penyintas kanker pria selama tujuh tahun. Mereka menemukan, pria yg gemuk (dengan indeks massa tubuh di atas 30) saat pertama kali didiagnosis kanker berisiko 42 persen lebih besar bagi didiagnosis kanker lagi (kanker sekunder) 1-2 tahun kemudian.

Ini artinya seorang pria gemuk mampu mengalami beberapa kanker sekaligus dibanding mereka yg indeks massa tubuhnya normal.

Jenis kanker yg kerap ditemukan menjadi kanker sekunder adalah kanker kolorektal (usus besar), hati, tiroid, prostat, dan ginjal.

Baca juga: Tubuh Menggemuk Perlahan, Risiko Kanker Meningkat 50 Persen

“Ini karena membawa terlalu banyak lemak ekstra mampu memicu peradangan kronis di tubuh, yg mampu menyulut perkembangan sel-sel kanker,” jelas ketua tim peneliti, Park Sang Min, MD dari Seoul National University College of Medicine.

Park menambahkan, makin banyak jaringan lemak yg menumpuk, makin bertambah pula kadar hormon insulin atau estrogen yg dihasilkan tubuh. Padahal keduanya juga dikenal dapat mendorong perkembangan sel-sel kanker dalam tubuh.

Lantas mengapa mampu muncul macam kanker sekunder yg sama sekali berbeda dengan macam kanker yg pertama terdiagnosis? Menurut Park, ini bukan cuma karena tubuh selalu dihadapkan pada peradangan yg terjadi.

“Pengobatan macam kanker yg pertama juga membuat sistem imun menjadi stres, sehingga semakin meradang dan membuat tubuh semakin rentan bagi terjadinya kanker sekunder,” urai Park seperti dilaporkan Men’s Health.

Untuk itu saran yg diberikan Park tidak jauh-jauh dari upaya para pria agar mau menurunkan berat badannya.

Baca :  Studi: Anak Yang Aktif Bergerak Bisa Terhindar Dari Depresi

“Memang dibutuhkan riset lebih jauh buat menentukan seberapa banyak lemak yg harus dihilangkan, tapi nampaknya bila Anda mampu menurunkan 5-7 persen bobot tubuh Anda, dampaknya telah terasa,” tutup Park.

Baca juga: Ini Alasannya Lemak di Perut Lebih Bahaya Ketimbang yg di Bawah Kulit

(lll/vit)
Sumber: http://health.detik.com
Kesehatan

Tags: #Kesehatan

Leave a reply "Waspada, Kegemukan Berisiko Terserang Lebih Dari Satu Kanker"

Author: 
    author