Waspadalah! Diabetes Banyak Memicu Kematian Laki-Laki Karena Ini

92 views

Waspadalah! Diabetes Banyak Memicu Kematian Laki-Laki Karena Ini

Jakarta, Arie Hendrosaputro alias Bang Napi menjadi salah sesuatu figur dari banyak laki-laki yg meninggal dengan riwayat diabetes. Hal ini mungkin terkait dengan hasil sesuatu penelitian yg memperlihatkan alasan mengapa lebih banyak laki-laki yg meninggal karena diabetes mellitus daripada perempuan.

Penelitian yg dikerjakan oleh University of Copenhagen di Denmark melihat bahwa hal ini terjadi karena maskulinitas laki-laki membuat mereka enggan mengubah pola makan dengan diet sehat, daripada kaum perempuan yg mengidap diabetes.

Pengidap diabetes tipe 2 umumnya mulai diminta bagi mengubah pola diet, selain minum obat secara rutin. Studi memperlihatkan bahwa diet mampu mengurangi risiko kematian akibat diabetes hingga tiga puluh persen. Sayangnya, rekomendasi tersebut lebih dipatuhi perempuan daripada laki-laki.

Baca juga: Diabetes yg Diidap ‘Bang Napi’, Penyebab Kematian Tertinggi di Dunia

“Perempuan lebih menerima penyakit yg mereka derita dan mau mengimplementasikan manajemen penyakit lebih mudah, yg berdampak pada hasil jangka panjang,” ungkap Dr Marlene Krag, yg mengerjakan studi ini, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (4/10/2017).

Di sisi lain, maskulinitas laki-laki justru menjadi tantangan dalam perubahan gaya hidup dan kebiasaan harian para pengidap diabetes. Pendekatan perawatan diabetes yg terstruktur, menurutnya, tidak jarang kali bertentangan dengan kecenderungan laki-laki yg lebih mempercayai pembelajaran secara mandiri daripada pengelolaan diri yg direkomendasikan ahli.

Penelitian, yg dipublikasikan di jurnal Diabetologia, ini menilai hasil dari percobaan pemberian perawatan yg disesuaikan bagi olahraga dan diet kepada pasien antara tahun 1989 dan 1995 di Denmark.

(up/up)
Sumber: http://health.detik.com
Kesehatan

Baca :  Lima Keuntungan Pemanasan Sebelum Olahraga

Tags: #Kesehatan

Leave a reply "Waspadalah! Diabetes Banyak Memicu Kematian Laki-Laki Karena Ini"

Author: 
    author